PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada bulan September 2024, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 0,88 persen.

"Indeks harga kelompok ini meningkat dari 102,35 pada September 2023 menjadi 103,25 pada September 2024," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Kenaikan ini, katanya, mencerminkan adanya peningkatan harga pada berbagai komoditas dalam kelompok tersebut.

Subkelompok tekstil rumah tangga mencatat inflasi y-on-y tertinggi sebesar 4,04 persen. Sebaliknya, subkelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum mengalami deflasi y-on-y tertinggi sebesar 0,52 persen. Hal ini menunjukkan adanya penurunan harga pada barang-barang dalam subkelompok tersebut, yang berkontribusi terhadap penurunan indeks harga keseluruhan.

Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,04 persen pada September 2024. Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y adalah service AC, handuk, upah asisten rumah tangga, sabun detergen bubuk, pembasmi nyamuk bakar, dan kipas angin, masing-masing sebesar 0,01 persen. Di sisi lain, sabun cair/cuci piring menjadi komoditas yang dominan memberikan andil deflasi y-on-y sebesar 0,01 persen.

"Selain itu, kelompok ini juga memberikan andil inflasi month-to-month atau m-to-m sebesar 0,01 persen pada September 2024. Upah asisten rumah tangga menjadi komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi m-to-m sebesar 0,004 persen. Kenaikan upah ini mencerminkan peningkatan biaya tenaga kerja dalam rumah tangga," jelas Agnes.

Secara keseluruhan, lanjutnya, inflasi pada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kalimantan Tengah menunjukkan adanya dinamika harga yang bervariasi. Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang signifikan, sementara yang lain justru mengalami penurunan. Hal ini mencerminkan kompleksitas faktor-faktor yang mempengaruhi harga di pasar.

"Dengan demikian, masyarakat di Kalteng perlu memperhatikan perubahan harga ini dalam perencanaan anggaran rumah tangga mereka. Pemahaman yang baik tentang tren inflasi dapat membantu dalam pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan efisien," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)