JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M Anwar, berharap bahwa ajang "East Jakarta Innovation Days" (EJID) di bidang kesehatan dapat meningkatkan mutu dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pembukaan EJID 2024 dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada hari Rabu, dan acara ini diharapkan menghasilkan lebih banyak inovasi yang dapat diterapkan secara langsung kepada masyarakat, sehingga mereka dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan yang berkualitas. Anwar menegaskan pentingnya penerapan inovasi yang dihasilkan dari ajang ini di setiap tempat kerja. Ia mengingatkan agar tidak hanya sekadar menciptakan inovasi, tetapi juga memastikan pelaksanaannya dilakukan dengan baik di lapangan. "Kami sebagai Pemerintah Kota akan memantau, apakah inovasi yang diciptakan diimplementasikan secara optimal di daerah tugas masing-masing," ujarnya dengan tegas. Sampai saat ini, Anwar mencatat bahwa perkembangan di bidang kesehatan di Jakarta Timur menunjukkan kemajuan yang baik, terutama bagi masyarakat tingkat menengah ke bawah. Ia berupaya memastikan bahwa layanan kesehatan yang dikhususkan untuk segmen ini dapat diperbaiki dan ditingkatkan. "Kita harus mengumpulkan data dari lapangan untuk mengetahui tanggapan masyarakat, terutama dari *akar rumput*," jelasnya. Ia menambahkan, masyarakat berpenghasilan menengah ke atas memiliki pilihan rumah sakit yang lebih baik, sedangkan perhatian lebih harus diberikan pada masyarakat menengah ke bawah. Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah *East Jakarta Innovation for Quality and Sustainable Healthcare Towards Jakarta Global City* atau Inovasi Jakarta Timur untuk Pelayanan Kesehatan Berkualitas dan Berkelanjutan Menuju Jakarta Global City, yang berlangsung selama dua hari dari 2 hingga 4 Oktober. Kegiatan ini diikuti oleh sepuluh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dari berbagai kecamatan, empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta lima rumah sakit swasta yang beroperasi di Jakarta Timur. Kegiatan ini, yang juga mencakup lomba inovasi di bidang kesehatan, merupakan bagian dari upaya Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kepala Suku Dinas Kesehatan, Herwin Meifendy, menjelaskan bahwa tujuan utama dari acara ini adalah untuk menilai inovasi yang diimplementasikan di setiap fasilitas kesehatan dan bagaimana hal tersebut mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. "Tujuan dari kegiatan ini adalah mengevaluasi efektivitas dan efisiensi masing-masing layanan. Dengan adanya inovasi, diharapkan dapat memperpendek atau menyederhanakan proses layanan, sehingga masyarakat merasa lebih puas dan cepat dalam mendapatkan penanganan untuk berbagai kasus kesehatan yang ada," tuturnya. ANTARA