**Borneonews - Kediri**, Pemerintah Kabupaten Kediri, yang terletak di Jawa Timur, telah menjalin kerja sama dengan Kodim 0809 Kediri dalam rangka memperbaiki infrastruktur jalan di kawasan Selingkar Wilis. Kegiatan ini merupakan bagian dari program *Tentara Manunggal Membangun Desa* atau TMMD 2024.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kediri, Heru Wahono Santoso, menyatakan bahwa Desa Pagung, yang terletak di Kecamatan Semen, telah terpilih sebagai lokasi untuk proyek perbaikan jalan. Desa ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan Selingkar Wilis dan diidentifikasi sebagai daerah yang menghadapi tantangan serius dalam hal kemiskinan.
Heru berharap bahwa kegiatan ini dapat berkontribusi dalam percepatan penurunan angka kemiskinan, yang secara tidak langsung juga berpotensi mengurangi tingginya angka stunting di Kabupaten Kediri. Proses pelaksanaan TMMD di Desa Pagung dijadwalkan berlangsung dari tanggal 2 Oktober 2024 hingga 31 Oktober 2024.
Rangkaian kegiatan TMMD ini dirancang untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan kondisi yang tangguh untuk pertahanan dan pembangunan.
Program TMMD mencakup dua komponen utama, yaitu kegiatan fisik dan nonfisik. Untuk aspek fisik, kegiatan yang direncanakan meliputi pembangunan jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan sumur untuk kebutuhan air minum, serta renovasi mushalla.
Di sisi nonfisik, akan dilaksanakan pelatihan-pelatihan kerja sama dengan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri. "Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam berbagai bidang," ungkap Pjs Bupati.
Dandim 0809 Kediri, Letkol Inf Aris Setiawan, menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan fisik ini akan mencakup panjang sekitar 1.500 meter. Jalur baru ini akan menghubungkan Desa Pagung di Kecamatan Semen dengan Desa Tiron di Kecamatan Banyakan.
Aris mengharapkan agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar dalam waktu 30 hari ke depan. Kesuksesan kegiatan TMMD, menurutnya, sangat bergantung pada sinergi semua pihak, termasuk TNI/Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Kerjasama ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Program ini juga merupakan program padat karya yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat dalam proses pengerjaannya," jelas Aris.
Upacara pembukaan rangkaian kegiatan TMMD dilaksanakan di lapangan desa Pagung, Kecamatan Semen. Dalam upacara tersebut, Pjs Bupati Kediri, Heru Wahono Santoso, bertindak sebagai inspektur upacara. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dari Kabupaten dan Kota Kediri, serta peserta yang berasal dari pihak TNI/Polri, Satpol PP, dan berbagai organisasi masyarakat lainnya. Setelah upacara selesai, Pjs Bupati melakukan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kegiatan TMMD.
ANTARA
Pemkab Kediri dan TNI Perbaiki Jalan Melalui TMMD 2024
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
Komentar (0)
Memuat komentar…







