**Borneonews - Bantul**, Pemerintah Kabupaten Bantul yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat untuk menyalurkan manfaat dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian masalah kesejahteraan sosial di wilayah tersebut.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, Adi Bayu Kristanto, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Baznas dan Pemkab Bantul akan membantu dalam menangani isu-isu kesejahteraan sosial, mengurangi angka kemiskinan, serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program-program yang produktif. Pernyataan ini disampaikan oleh Adi Bayu pada acara penyaluran ZIS Baznas di Bantul.
Meskipun pemerintah daerah sudah berupaya maksimal dalam menyelesaikan berbagai masalah kesejahteraan sosial, dia mengakui bahwa terdapat keterbatasan dalam upaya tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat agar masyarakat yang membutuhkan bantuan bisa mendapatkan perhatian yang selayaknya.
Pembangunan SDM dinilai sebagai salah satu prioritas utama di Bantul. Hal ini mencakup peningkatan akses pendidikan dan derajat kesehatan. Untuk itu, Pemkab Bantul berusaha mempermudah akses ke fasilitas kesehatan serta memastikan warga mendapatkan asupan makanan bergizi.
Adi Bayu menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM memiliki peran yang sangat penting dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Dengan meningkatnya kualitas SDM, masyarakat diharapkan menjadi lebih tangguh dan mampu menciptakan berbagai inovasi guna menghadapi tantangan yang muncul.
Pemkab Bantul juga berharap agar Baznas dapat terus melakukan *pentasarufan* melalui program-program produktif. Langkah ini diharapkan dapat lebih memotivasi *muzaki* untuk mengembangkan potensi diri mereka yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas SDM di Bantul.
Dia juga mengimbau umat Muslim untuk senantiasa menyalurkan kewajiban zakat, infak, dan sedekah, karena kontribusi tersebut memiliki peran yang strategis dalam membantu saudara-saudara yang memerlukan.
Pada tahun 2024, Baznas Bantul menargetkan penyaluran ZIS sebesar Rp3,1 miliar, jumlah ini diperoleh dari akumulasi dana yang terkumpul sejak awal tahun hingga September. Dana tersebut akan digunakan untuk lima program utama yang meliputi Bantul Sejahtera, Bantul Cerdas, Bantul Sehat, Bantul Takwa, dan Bantul Peduli.
Di samping itu, Baznas Bantul juga telah *mentasarufkan* dana sebesar Rp1,5 miliar untuk berbagai bantuan, termasuk untuk program santripreuner, dukungan bagi usaha kecil dan menengah (UKM), perbaikan enam rumah yang tidak layak huni, pelatihan barista, pelatihan bisnis daring bagi penyandang disabilitas, program penuntasan stunting, pemenuhan gizi mikro anak, serta dukungan pendidikan bagi anak-anak dhuafa yang berprestasi.
ANTARA
Pemkab Bantul dan Baznas Sinergi Tingkatkan Kesejahteraan Sosial
Bagikan:

YOGYAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







