**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, melalui Wakil Menteri Pertahanan M. Herindra, telah melakukan penyerahan simbolis sebanyak 769 unit alat pertahanan dan keamanan (alpahankam) yang diproduksi dalam negeri. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Hari Rabu.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan dalam konferensi pers setelah acara penyerahan, bahwa alpahankam yang diserahkan tersebut akan digunakan oleh Mabes TNI, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, serta TNI Angkatan Udara. Ia menegaskan, "Hari ini, TNI telah menerima sejumlah alat pertahanan dan keamanan dari pemerintah melalui Kemenhan, termasuk panser, tank, dan berbagai jenis kendaraan lainnya."
Dalam penyerahan tersebut, lebih dari 700 unit alpahankam yang baru diantaranya terdiri dari 23 unit panser *Pandur* yang diproduksi oleh PT Pindad, delapan unit medium tank *Harimau* yang merupakan hasil kerja sama antara PT Pindad dan FNSS dari Turki, serta sembilan unit *Anoa* tipe dasar. Selain itu, terdapat empat unit panser *Komodo APC* juga buatan Pindad.
Kendaraan taktis lainnya yang disertakan mencakup 12 unit kendaraan taktis 4x4 APC dan V3, serta kendaraan khusus 4x4 yang berfungsi sebagai peluncur rudal, yang semuanya dihasilkan oleh PT Sentra Surya Ekajaya. Tidak ketinggalan, sebanyak delapan unit perahu *Rigid Buoyancy Boat* (RBB) hasil produksi PT Praba Cipta Mandiri juga diserahkan. Sementara itu, kendaraan *Maung V3* sebanyak 250 unit dan sepeda motor *trail* listrik sebanyak 200 unit, yang semuanya buatan PT Len Industri, turut menjadi bagian dari penyerahan ini.
Beberapa jenis kendaraan, termasuk kendaraan tempur, taktis, dan khusus yang diserahkan, akan disiapkan untuk mengikuti parade alat utama sistem senjata (alutsista) pada perayaan HUT Ke-79 TNI yang akan dilaksanakan di Lapangan Silang Monas pada 5 Oktober 2024.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Hariyanto menyampaikan bahwa lebih dari 1.000 alutsista dari ketiga matra TNI akan dikerahkan dalam parade tersebut. Alutsista yang akan dipamerkan mencakup kendaraan taktis, kendaraan tempur, tank-tank amfibi, truk pengangkut pasukan, hingga sistem peluncur senjata.
Dari segmen alutsista TNI Angkatan Darat yang akan berpartisipasi dalam parade, terdapat sejumlah kendaraan, antara lain truk pengangkut pasukan, kendaraan taktis *Maung*, *Bushmaster*, dan *Anoa*. Ada juga beberapa inovasi seperti perangkat komunikasi darurat, kendaraan dekontaminasi, dan berbagai jenis meriam serta peluncur roket.
Untuk TNI Angkatan Laut, kendaraan yang disiapkan mencakup perahu cepat, kendaraan penyelam, dan beberapa jenis rudal. Sementara TNI Angkatan Udara, akan menampilkan pesawat angkut, pesawat tempur, helikopter, serta berbagai kendaraan khusus untuk dekontaminasi dan pengendalian drone.
Dengan langkah ini, pemerintah menunjukkan komitmen untuk memperkuat kapasitas pertahanan negara melalui penggunaan alat pertahanan yang dihasilkan dalam negeri. Ini bukan hanya mendukung industri dalam negeri tetapi juga memastikan kesiapan TNI untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
ANTARA
Kemenhan Serahkan 769 Alutsista dalam Negeri Untuk TNI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







