**Borneonews - Garut**, Pemerintah Kabupaten Garut, yang terletak di Jawa Barat, terus berkomitmen untuk mengembangkan industri batik khas Garut. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kelestarian batik, tetapi juga untuk meningkatkan nilai pariwisata di daerah tersebut. Dengan demikian, diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama para produsen batik.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Garut, Ridwan Effendy, menyatakan harapannya agar pengembangan industri batik ini berdampak positif bagi ekonomi masyarakat pengrajin. Selain itu, batik juga diharapkan menjadi salah satu tambahan yang bernilai untuk industri pariwisata di Kabupaten Garut.
Setiap tahun, pada tanggal 2 Oktober, pemerintah daerah melaksanakan peringatan Hari Batik Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap produk batik yang merupakan warisan budaya. Ridwan menjelaskan, tidak semua kota dan kabupaten, terutama di Provinsi Jawa Barat, memiliki batik yang berkualitas. Oleh sebab itu, Garut harus merasa bangga dengan keberadaan batik garutannya yang khas.
Menurutnya, batik Garut telah ada sejak sebelum Indonesia merdeka. Dengan demikian, melestarikan dan mengembangkan batik Garut menjadi sebuah kewajiban untuk generasi saat ini. Pemerintah daerah tidak hanya bertanggung jawab dalam pengembangan batik, tetapi juga harus menciptakan nilai tambah dengan mendorong inovasi, agar setiap karya batik memiliki daya tarik yang unik.
Dia menegaskan, kreativitas pembatik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan semua pemangku kepentingan. Oleh karena itu, langkah menjaga kelestarian batik Garut harus dilakukan secara bersama-sama, untuk memastikan produksinya terus meningkat.
Ridwan juga menambahkan bahwa pengembangan batik Garut dilakukan dengan cara rutin memperingati Hari Batik Nasional. Selain itu, pemerintah juga berencana menyelenggarakan berbagai kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan atraksi, seperti festival dan *fashion show*.
Melalui berbagai inisiatif ini, diharapkan batik Garut tidak hanya diakui sebagai bagian dari warisan budaya, tetapi juga mampu berkontribusi dalam ekonomi dan sektor pariwisata di daerah tersebut.
ANTARA
Pemerintah Garut Pupuk Batik sebagai Daya Tarik Pariwisata
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Komentar (0)
Memuat komentar…







