JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia baru-baru ini mengumumkan penetapan tiga sekolah di Papua sebagai penerima penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2024. Keputusan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui institusi pendidikan. Sekolah-sekolah yang diakui tersebut meliputi SMP Kristen Kalam Kudus yang berlokasi di Kabupaten Jayapura dan SD Negeri 1 Biak Kota dari Kabupaten Biak Numfor. Selain itu, SMP Negeri 2 Sentani yang juga berada di Kabupaten Jayapura telah berhasil meraih status Sekolah Adiwiyata Mandiri untuk tahun 2024. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri. Ia mengungkapkan bahwa dari sejumlah institusi yang diusulkan, dua di antara sekolah tersebut berhasil membawa pulang penghargaan dari tingkat nasional. "Rasa syukur kami sampaikan karena dari sejumlah sekolah yang diajukan ke tingkat provinsi, akhirnya ada dua yang berhasil terpilih untuk penghargaan ini," ungkapnya. Abdul Rahman menjelaskan bahwa sebagai bagian dari kompetisi, sebanyak 512 sekolah dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi sebagai Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) untuk tahun 2024. “Pencapaian ini mencerminkan dedikasi dan dukungan luar biasa dari kedua sekolah sepanjang tahun ini, sehingga berhasil mengungguli banyak peserta lainnya,” tambahnya. Meski jumlah sekolah yang memperoleh penghargaan Adiwiyata Nasional tahun ini mengalami penurunan dari lima sekolah menjadi dua, Abdul Rahman menyatakan rasa syukur dan puas atas pencapaian tersebut. “Persaingan di level nasional memang sangat ketat, sehingga dari lima sekolah yang diusulkan, kami hanya bisa mempertahankan dua sekolah sebagai pemenang yang merupakan prestasi yang luar biasa,” ujarnya. Dia juga menekankan pentingnya pendampingan bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura dengan fokus pada kebersihan dan budaya bersih di lingkungan masing-masing. “Kami berkomitmen untuk terus mendampingi sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura agar dapat meningkatkan kebersihan lingkungan dan peduli terhadap lingkungan, termasuk melalui kegiatan penanaman pohon. Hal ini diharapkan dapat mempersiapkan mereka untuk diusulkan kembali ke tingkat provinsi dan nasional pada tahun depan,” tutup Abdul Rahman. ANTARA