BORNEONEWS, Kasongan - Upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati HUT RI ke-71 berlangsung hikmat di Kabupaten Katingan, Rabu (17/8) pagi. Upacara pengibaran bendera dilangsungkan di halaman depan Kantor Bupati Katingan.
Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Katingan Ahmad Yantenglie yang dalam amanatnya membacakan pidato Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran.
Dalam pidatonya, gubernur meminta kesadaran semua pihak dan kalangan bahwa penjajahan di era kemerdekaan saat ini tidak lagi penjajahan dalam bentuk fisik, akan tetapi penjajahan dalam bentuk non fisik. Sebab, menurut gubernur, justru penjajahan dalam bentuk nonfisik akan lebih berbahaya bagi kemajuan bangsa. Penjajahan non fisik akan masuk melalui bidang ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.
"Untuk itulah kita harus waspada dan memiliki daya tangkal yang kuat dalam menghadapi berbagai tantang tersebut. Oleh sebab itu, dalam momentum peringatan hari kemerdekaan ini, mari kita tingkatkan kualitas nilai-nilai kebangsaan dan kejuangan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya," kata gubernur.
Gubernur juga menyampaikan, pembangunan di Bumi Tambun Bungai telah selaras dan sesuai dengan tujuan pembangunan yang telah digariskan oleh UUD 1945, terutama untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Selanjutnya, ucap gubernur, dalam upaya mewujudkan Kalimantan Tengah, maju, mandiri dan adil untuk kesejahteraan segenap masyarakat menuju Kalteng bermartabat, elok, relegius, kuat, amanah, dan harmonis (BERKAH), maka misi Pemprov Kalteng periode 2016 - 2021 akan terus meningkatkn kualitas penyelenggaraan pembangunn di semua bidang yang lebih efektif dan efisien.
"Terutama pemantapan tata ruang, pengelolaan infrastruktur, pengelolaan sumber daya air, pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan. Kemudian peningkatan perekonomian masyarakat, tata kelola pemerintahan, peningkatan pendidikan, kesehatan dan sosial budaya dan sektor lainnya," imbuhnya.
Menurut gubernur, keberhasilan visi-visi tersebut sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas, berkompeten dan profesional. Untuk itulah Pemprov Kalteng fokus pada peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan.
"Menyangkut peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan ini terutama peningkatan kualitas para guru dan dosen menjadi sangat penting. Sebab ditangan para guru dan dosen yang profesional akan menghasilkan lulusan yang berkompeten yaitu generasi yang cerdas dan berkarakter," pungkasnya. (HAIRUL SALEH/m)








