BATAM –
**Borneonews - Batam**, Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal IV Batam memberikan bantuan dalam penanganan kebakaran yang melanda kapal roro KM Tandeman di Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu siang. Komandan Satrol Lantamal IV, Kolonel Laut (P) Tony Prio, menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai terjadinya kebakaran di kapal roro tersebut sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, anggota Satrol yang berada di dermaga melihat asap yang cukup tebal dari arah belakang Pulau Kasam. Roro merupakan jenis kapal *roll on - roll off* yang memungkinkan kendaraan masuk dan keluar dari kapal dengan menggunakan penggerak sendiri. Pada saat kejadian, sekitar 14.45 WIB, terlihat bahwa api membara di bagian anjungan KM Tandeman yang sedang di lego jangkar. Segera setelah itu, tim Patkamla Lingga yang melakukan patroli di Perairan Piayu juga mengamati kepulan asap dan segera meluncur ke lokasi kebakaran. Mereka dibantu oleh F1QR, unit reaksi cepat dari Lantamal IV, yang juga bergerak ke dermaga Satrol. Sesampainya di lokasi, evakuasi terhadap anak buah kapal (ABK) dilakukan secara cepat. Sebanyak 12 ABK berhasil diselamatkan dan dipindahkan ke Patkamla Lingga yang tiba beberapa saat kemudian. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 14.55 WIB, dan semua ABK tersebut kemudian dibawa ke dermaga Satrol, tiba pada pukul 15.10 WIB dalam kondisi baik, meskipun beberapa dari mereka mengalami sedikit trauma akibat kejadian itu. Dalam usaha menangani kebakaran kapal roro KM Tandeman, terdapat keterlibatan berbagai unsur dari Satrol, termasuk Patkamla Lingga, RBB 8,5 meter, serta F1QR Lantamal IV. Dalam pernyataannya, Kolonel Tony Prio mengungkapkan rasa syukur bahwa seluruh personel dan unsur Satrol yang terlibat dalam kejadian ini berada dalam kondisi aman. Hingga berita ini disampaikan, operasi pemadaman api di KM Tandeman masih berlangsung, dipengaruhi oleh faktor cuaca yang cukup mendukung atau menghambat upaya petugas. Pihak Lantamal IV memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan seluruh ABK kapal telah dievakuasi dengan selamat. Selain itu, jalur pelayaran di sekitar lokasi tidak mengalami gangguan yang berarti untuk kapal-kapal lainnya. ANTARA