**Borneonews - Kudus**, Pemerintah Kabupaten Kudus, yang terletak di Jawa Tengah, berencana untuk melibatkan kantin sekolah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam penyediaan menu untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya ini bertujuan mendukung gizi yang lebih baik bagi para siswa.
Penjabat Bupati Kudus, M Hasan Chabibie, menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan data tentang kantin dan pelaku UMKM yang dapat dilibatkan dalam penyediaan paket makanan. Sebelum terlibat, mereka akan diberikan pelatihan terlebih dahulu agar produk yang dihasilkan memenuhi standar yang ditetapkan.
M Hasan Chabibie juga menyampaikan bahwa Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kudus akan berperan dalam memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM serta pengelola kantin sekolah. Pelatihan ini bertujuan agar mereka dapat menghadirkan menu makanan yang bergizi bagi siswa.
Harapannya, dengan adanya program makan bergizi gratis ini, para pelaku UMKM dan pengelola kantin sekolah justru akan mendapatkan peluang lebih besar untuk berpartisipasi dalam ekonomi setempat. Program ini diharapkan mampu menjadi *multiplier effect* yang menguntungkan bagi semua pihak terkait.
M Hasan Chabibie menambahkan, UMKM dan kantin yang telah siap nantinya akan direkomendasikan kepada pusat untuk partisipasi lebih lanjut dalam program ini. Selain itu, Sekretaris Tim V Pelaksana Uji Coba Makan Bergizi Gratis Wantimpres, Nevy Dwi Soesanto, menjelaskan bahwa program ini dapat menciptakan efek pengganda yang signifikan, mengingat banyaknya pelaku UMKM yang terlibat.
Nevy juga menegaskan bahwa program ini akan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang tidak terbatas pada latar belakang pendidikan tinggi. Ibu rumah tangga dari daerah sekitar juga akan memiliki kesempatan untuk bergabung dalam program ini.
Pemerintah Kabupaten Kudus juga telah menjelaskan rencana untuk memberdayakan kantin sekolah dalam program PBG, sehingga mereka tidak merasa ditinggalkan. Untuk memfasilitasi permodalan bagi UMKM yang terlibat, Pemkab Kudus akan menjalin kerja sama dengan lembaga perbankan.
Selain itu, pemkab akan membantu dalam pengurusan perizinan untuk pelaku UMKM dan memberikan pelatihan bagi kader PKK serta kader lokal lainnya. M Hasan Chabibie mengakui banyak UMKM di Kudus yang telah siap berpartisipasi karena sebelumnya telah berpengalaman melayani pesanan dari perusahaan besar.
Terkait dengan penyediaan susu, pemkab berencana memanfaatkan potensi dari peternak sapi perah di daerah tersebut. Peningkatan kapasitas produksi susu diharapkan dapat mendukung kebutuhan gizi para siswa di Kudus.
Selanjutnya, M Hasan Chabibie mengapresiasi pengelolaan sampah organik di Kudus yang ternyata sudah ada perusahaan swasta yang siap menampung dan mengolahnya menjadi produk bermanfaat. Ia menekankan pentingnya sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan sektor swasta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ANTARA
Pemkab Kudus Libatkan UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pertamina Larang Pembelian Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Komentar (0)
Memuat komentar…







