MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) saat ini masih melaksanakan proses pendataan kelompok umur para pemilih yang akan berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pendataan ini penting untuk memastikan akurasi daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan sebelumnya. Frendianus Joni Rahma Zebua, Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Sumut, menjelaskan bahwa saat ini mereka sedang melakukan sortir data berdasarkan kategori umur. Menurutnya, informasi lebih lanjut mengenai hasil pendataan ini akan disampaikan setelah proses sortir selesai. Zebua menambahkan bahwa pendataan kelompok umur pemilih dilakukan melalui bidang partisipasi masyarakat (Parmas) dan memerlukan koordinasi yang baik. Ia menyebutkan bahwa dari sekitar 10 juta pemilih, data yang diperoleh tidak mencantumkan umur masing-masing pemilih, sehingga informasi tersebut masih dalam proses pengolahan oleh bidang Parmas. KPU Sumut telah menetapkan total 10.771.496 pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap untuk Pilkada 2024. Jumlah ini tersebar di seluruh 33 kabupaten dan kota yang ada di wilayah Sumatera Utara. Rincian menunjukkan bahwa dari total jumlah pemilih tersebut, terdapat 5.302.691 pemilih laki-laki dan 5.568.815 pemilih perempuan, yang tersebar di 455 kelurahan dan 6.110 desa. Dalam penjelasannya, Zebua juga mencakup informasi mengenai pemilih disabilitas. Dari total pemilih, sebanyak 30.881 orang tergolong dalam kategori disabilitas. Pemilih disabilitas ini terbagi ke dalam beberapa kategori, yaitu disabilitas fisik sejumlah 12.824, intelektual 2.385, mental 5.250, sensorik wicara 5.733, sensorik rungu 1.565, dan sensorik netra 3.124. Jumlah pemilih disabilitas ini sudah ditentukan melalui rapat pleno yang telah diadakan beberapa pekan yang lalu. Pada Pilkada 2024, Sumatera Utara akan diikuti oleh dua pasangan calon untuk posisi Gubernur dan Wakil Gubernur, serta 83 pasangan calon untuk posisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dan Bupati serta Wakil Bupati di seluruh provinsi tersebut. ANTARA