AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara telah melaksanakan program Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas melalui inisiatif *Police Goes to School*. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada para siswa di Ternate, sehingga diharapkan kesadaran akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dapat meningkat. Dalam acara yang diadakan di SMK Negeri 1 Kota Ternate, PS. Kanit 1 Subdit Kamsel Ditlantas Polda Malut, Iptu Abdullah Tata, menyatakan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata dari upaya kepolisian dalam membentuk karakter siswa. Melalui edukasi ini, diharapkan para siswa bisa memahami dan menginternalisasi pentingnya mematuhi peraturan saat berkendara. Iptu Abdullah juga memberikan penghargaan kepada pihak sekolah yang telah mendukung kehadiran jajaran Polda Maluku Utara dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan perlunya penyuluhan yang berkelanjutan untuk menumbuhkan kesadaran hukum di kalangan remaja terkait masalah lalu lintas. Lebih lanjut, Abdullah menyoroti pentingnya disiplin, keterampilan, dan tanggung jawab baik di sekolah maupun dalam lingkungan keluarga para siswa. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Iptu Abdullah memberikan arahan kepada siswa tentang pentingnya menjadi "polisi bagi diri sendiri". Ia mengajak siswa untuk menghindari perilaku yang dapat merugikan baik diri mereka sendiri maupun orang lain, seperti merokok, mengonsumsi minuman keras, narkoba, terlibat dalam perilaku seks bebas, serta melanggar peraturan lalu lintas. Iptu Abdullah juga menyoroti dampak negatif dari penggunaan media sosial dan konten elektronik. Ia mengingatkan siswa untuk waspada terhadap konten yang merusak moral, seperti pornografi, radikalisme, dan intoleransi. Siswa diimbau untuk menggunakan media sosial secara bijak agar tidak terjerumus dalam pengaruh negatif. Acara ini diakhiri dengan pesan tegas dari Iptu Abdullah, yang menekankan pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas. Para siswa diingatkan untuk selalu menggunakan helm yang memenuhi standar SNI, tidak berboncengan lebih dari dua orang, serta memastikan bahwa kendaraan mereka memenuhi semua ketentuan yang berlaku. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk lebih sadar dan bertanggung jawab dalam berperilaku di jalan raya. ANTARA