BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Lampung Barat**, Penjabat Bupati Lampung Barat, Nukman, mengungkapkan bahwa progres pembangunan pasar Tematik Danau Ranau yang terletak di Pekon Lombok, Kecamatan Lumbok Seminung, telah mencapai angka 30 persen. Dalam komunikasi yang dilakukan dari Lampung Selatan pada Selasa, Nukman menegaskan bahwa hingga saat ini, proses pekerjaan berlangsung dengan aman dan terkendali. "Secara akumulatif, pembangunan telah mencapai 30 persen. Kami berharap, pada bulan Desember tahun ini, proyek ini dapat diselesaikan," ungkapnya. Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, Nukman mengimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait agar terus memantau perkembangan proyek pasar Tematik. Monitoring yang intensif diharapkan dapat mendukung tercapainya standar yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Lebih dari itu, Bupati juga meminta kepada pihak kontraktor agar melaksanakan pekerjaan pembangunan pasar Tematik Danau Ranau dengan berpegang pada standar kualitas dan waktu yang telah ditentukan. "Pekerjaan harus diselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan dan dengan kualitas yang baik. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bangunan ini kuat dan dapat bertahan lama," lanjutnya. Nukman menambahkan bahwa proyek ini memiliki nilai investasi sebesar Rp70 miliar, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik penugasan tahun 2024. Ia berharap, pembangunan pasar tematik ini dapat memberikan dorongan bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat. "Melalui pasar tematik ini, kami ingin meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama dengan mempromosikan produk-produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah ini untuk menarik perhatian wisatawan mancanegara," jelasnya. Sementara itu, Yurmal, salah satu kontraktor yang terlibat dalam proyek pembangunan pasar Tematik, memberikan keterangan bahwa dirinya optimis dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. "Pengerjaan sejauh ini berlangsung aman dan sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Tidak ada kendala teknis yang menghambat. Kami akan berusaha menyelesaikannya sesuai dengan batas waktu dalam kontrak," ujarnya. ANTARA