KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah melakukan upaya signifikan dengan menyalurkan sebanyak 90 unit mesin pompa air kepada petani sawah. Penyaluran ini dilaksanakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan sebagai langkah untuk mendukung kegiatan pertanian menjelang musim kemarau tahun 2024. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Halu, memaparkan bahwa mesin pompa air tersebut dibagikan kepada 90 kelompok tani. Sebagian besar penyaluran dilakukan di Kecamatan Komodo dan Boleng, sementara sisanya tersebar di Kecamatan Mbeliling, Sano Nggoang, Macang Pacar, Lembor, dan Lembor Selatan. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu petani dalam memperluas area tanam serta meningkatkan Indeks Pertanaman di kawasan ini. Selain mesin pompa air, pemerintah daerah juga telah menyediakan 14 traktor roda dua yang disalurkan kepada 14 kelompok tani yang berada di Kecamatan Boleng, Lembor, Lembor Selatan, Sano Nggoang, dan Mbeliling. Laurensius menekankan bahwa penting bagi debit air dari sumber-sumber mata air dan sungai yang bersebelahan dengan lahan pertanian agar tidak menurun. Hal ini diharapkan dapat membantu para petani dalam meningkatkan hasil produksi padi mereka. Ia juga menggarisbawahi pengaruh positif dari pemanfaatan pompa air, irigasi perpompaan, dan sistem irigasi perpipaan yang berasal dari pemerintah pusat serta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Melalui upaya tersebut, produktivitas pada tahun 2021 tercatat mencapai 5,1 ton per hektare. Sedangkan pada musim tanam yang berlangsung dari bulan Oktober hingga Maret tahun ini, produktivitas meningkat menjadi antara 5,5 hingga 5,6 ton per hektare. Laurensius berharap agar para petani dapat memanfaatkan alat-alat pertanian yang diberikan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi pertanian serta mendukung perbaikan ekonomi masyarakat di sekitar. Lebih lanjut, Laurensius menjelaskan bahwa luas lahan baku sawah di Kabupaten Manggarai Barat mencapai 16.892,47 hektare. Lahan ini tersebar di beberapa daerah irigasi, antara lain Daerah Irigasi Lembor seluas 3.085,2 hektare atau 18,26 persen, Irigasi Terang di Kecamatan Boleng seluas 2.573,54 hektare atau 15,23 persen, dan Irigasi Nggorang di Kecamatan Komodo seluas 1.669,47 hektare atau 9,88 persen. Ia mencatat bahwa luas lahan baku sawah lainnya memiliki persentase kecil dan tersebar di beberapa kecamatan di Manggarai Barat. ANTARA