SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah (Kalteng) Shalahuddin mengatakan peningkatan Jalan Lingkar Selatan Sampit akan segera dimulai pada anggaran perubahan 2024.

"Jalan Lingkar Selatan kita kerjakan pada anggaran perubahan tahun ini. Sebentar lagi kita kerjakan agregat B dulu, baru rigid pavement pada Januari 2025," kata Shalahuddin, Rabu, 2 Oktober 2024.

Peningkatan jalan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi di wilayah tersebut, mengingat Jalan Lingkar Selatan merupakan jalur untuk angkutan berat.

Shalahuddin menyebutkan tahap awal proyek ini akan memanfaatkan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk pengerjaan agregat B, yang merupakan fondasi awal sebelum pengerjaan rigid pavement atau perkerasan beton. 

"Anggarannya sementara ini Rp2 miliar, lanjut nanti penuntasannya sekitar Rp10 miliar untuk rigid pavement," tambahnya.

Jalan Lingkar Selatan Sampit memiliki peran penting di Kotim. Jalan tersebut merupakan akses yang diperuntukkan angkutan berat.

Keberadaan jalan tersebut juga bertujuan untuk mengamankan jalan dalam kota. Sebab, jalan dalam kota tidak mampu untuk menahan beban kendaraan berat terus menerus.

Selain itu juga untuk keselamatan masyarakat kita. Kalau kendaraan berat dengan badan besar itu dibiarkan masuk dalam kota berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan peningkatan Jalan Lingkar Selatan yang kondisinya saat ini rusak dan membuat angkutan berat masuk ke jalan kota. (DEWI PATMALASARI/R)