BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasukan delapan yang dianggap sebagai inti dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang bertugas dalam peringatan HUT ke 71 kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Pemkab Kotawaringin Barat (Kobar) Rabu (17/8/2016) , mendapat latihan yang sedikit ekstra dibanding angota pasukan 17 dan 45.
Pasalnya dalam pasukan inti inilah terdapat petugas pembawa baki, dan penggerek bendera. Agar mereka bisa melakukan tugasnya dengan lancar, tanpa kesalahan apapun, pelatih memberikan porsi latihan lebih banyak kepada mereka.
Menurut Mulyadi salah seorang pelatih Paskibra Kobar ada kriteria khusus yang dicari dalam melilih anggota pasukan 8.
"Petugas pembawa baki, pengibar, pembentang dan pengulur tali bendera dipilih berdasarkan pengamatan dan diskusi para pelati. Dilihat dari beberapa latihan awal, kemudian diputuskan beberapa remaja yang diangap memiliki IQ tingi dan bisa mengatasi kendala dalam keadaan tekanan dan waktu sesingkat mungkin," jelasnya.
Saat H-4 pelaksanaan upacara HUT RI, anggota pasukan 8 yang mendapatkan latihan tambahan, sesekali di "kerjain" para pelatih untuk mengasah performanya.
"Contohnya saat latihan mengibarkan bendera. Beberapa kali posisi lipatan bendera sedikit dibuat berbeda dari lipatan standar. Tujuannya agar pembentang bendera bisa berimproviasi memegang ujung bendera hingga bisa membentang dengan sempurna. Perlu diingat momen pembentangan bendera hanya berlangsung beberapa detik dan wajib dilakukan tanpa kesalahan apapun kendalanya," jelasnya. (WAHYU KRIDA/m)








