GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo**, Anggota DPRD dari Gorontalo Utara, Deisy Sandra Maryana Datau, menyatakan keyakinannya bahwa daerah tersebut memiliki potensi yang baik untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem. Menurut data yang dirilis oleh Dinas Sosial setempat, jumlah kepala keluarga yang tergolong dalam kategori kemiskinan ekstrem di wilayah itu pada bulan Agustus 2024 mencapai 2.060. Deisy menekankan pentingnya upaya yang lebih mendalam dari pemerintah daerah untuk menanggulangi permasalahan ini, dengan target ambisius untuk mencapai angka 0 persen kemiskinan ekstrem hingga akhir tahun 2024. Dalam pernyataannya, ia menekankan, "Pemerintah daerah harus berkomitmen untuk menjalankan program pengentasan kemiskinan ekstrem dengan serius." Sebagai Wakil Ketua Sementara DPRD, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memiliki keyakinan yang kuat mengenai kemungkinan pencapaian target ini, khususnya dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrem. "Kami berharap pejabat bupati dapat merealisasikan hal ini sebelum tahun berakhir," tambahnya. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan berbagai langkah intervensi yang relevan, sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing. Deisy juga menyarankan perlunya sinergi di antara semua organisasi perangkat daerah untuk mempercepat proses penghapusan kemiskinan ekstrem. Untuk itu, program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kegiatan ekonomi kreatif, dan dorongan terhadap kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan kosong menjadi langkah penting yang perlu diambil. Ini bertujuan untuk menjaga produktivitas pangan agar tetap berkelanjutan dan berkualitas. Selain itu, dia mendorong pemerintah daerah untuk terus menggali potensi penerimaan sebagai sumber pendapatan asli daerah. Stabilitas ekonomi makro juga harus dijaga melalui perluasan program investasi, dan diharapkan situasi pemilihan kepala daerah serentak berlangsung dalam suasana yang kondusif dan damai. ANTARA