BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setengah berlari beberapa angota Palang Merah Remaja (PMR) bergerak mendekati seorang remaja putri yang pingsan. Dengan sigap mereka menaikkan siswi yang pingsan tersebut keatas tandu dan membawanya ke tenda kesehatan yang terletak di sisi kanan kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (17/8/2016).

Rupanya siswi SMA tersebut ambruk lantaran tubuhnya tidak kuasa menerima terpaan panasnya sinar matahari saat mengikuti upacara HUT ke-71 RI di halaman Kantor Bupati Kobar.

Sesampainya di tenda kesehatan, petugas medis perempuan kemudian segera memberinya bantuan pernafasan menggunakan masker yang terhubung dengan tabung oksigen yang telah tersedia di tempat tersebut.

Menurut dr. Fachruddin, Ketua Tim Kesehatan disela tugasnya mengatakan sama seperti tahun-tahun lalu, penyebab pingsannya beberapa peserta upacara lantaran tidak kuat menahan panasnya sinar matahari dan beberapa sebab lain. 

"Ada juga yang tidak sarapan, sehingga kondisinya lemah. namun mayoritas disebabkan dehidrasi ringan, akibat panasnya cuaca. setelah beristirahat sejenak biasanya mereka sudah siuman. Walau demikian mereka kami minta untuk tetap beristirahat di tenda kesehatan dan tidak lagi masuk dalam barisan peserta upacara," jelas Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas kesehatan (Dinkes Kobar) ini kepada Borneonews.

Ia mejelaskan dalam peringatan HUT ke 71 RI ini, dikerahkan 15 petugas kesehatan gabungan dari empat puskesmas di Kobar. "Petugas medis yang terdiri dari para dokter dan perawat berasal dari Puskesmas Arut selatan (Arsel), Puskesmas natai pelingkau, Puskesmas Mendawai dan Puskesmas Kumpai Batu. Selain itu kami juga dibantu oleh anggota PMR , Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pramuka," jelasnya. (WAHYU KRIDA/m)