JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Rosan Roeslani, baru-baru ini menerima penghargaan sebagai Insan Olahraga Berprestasi 2024. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam sebuah acara yang berlangsung di Graha Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu. Dalam pernyataan resminya, Rosan menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada Menteri Pemuda dan Olahraga dan seluruh jajaran Kemenpora. Ia mengungkapkan, dukungan yang diberikan telah memungkinkan seluruh cabang olahraga, termasuk PB PABSI, untuk berkembang serta berkontribusi secara maksimal. Penghargaan yang diterima oleh Rosan Roeslani, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), merupakan pengakuan atas perannya yang signifikan dalam memajukan dunia olahraga di Indonesia. Kesuksesannya sebagai penggerak olahraga, khususnya di bidang angkat besi, menjadikannya layak untuk menerima kehormatan tersebut. Di bawah kepemimpinannya, PB PABSI telah berhasil meraih berbagai prestasi, dengan puncaknya adalah pencapaian medali emas di Olimpiade Paris 2024. Prestasi tersebut bukan hanya merupakan hasil kerja keras individu, tetapi juga menunjukkan kontribusi besar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Rosan menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar angkat besi tetap menjadi salah satu cabang olahraga prioritas di Indonesia. Ia berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih, serta mendorong kolaborasi antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut. Di akhir pernyataannya, Rosan sekali lagi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Ia menyatakan bahwa penghargaan ini akan memotivasi semua pihak untuk terus berusaha dan berkontribusi dalam pengembangan olahraga. "Pembangunan olahraga harus dilakukan secara berkesinambungan dan tidak ada yang instan. Semua ini merupakan hasil kerja keras kita bersama," tutupnya. ANTARA