SURABAYA –
**Borneonews - Kediri**, Pemerintah Kota Kediri di Jawa Timur menyampaikan bahwa pelaksanaan kirab yang bertajuk "Pataka Jer Basuki Mawa Beya" merupakan inisiatif untuk mengajak masyarakat terlibat dalam menciptakan suasana damai menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Kirab ini diharapkan dapat menjadi sarana penting dalam menyebarluaskan pesan-pesan damai. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri, Samsul Bahri, menjelaskan bahwa kirab ini digelar untuk memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-79. Kegiatan ini memiliki makna spesial karena dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan politik, khususnya Pilkada 2024. Melalui momen ini, pemerintah daerah ingin menekankan komitmennya untuk mengajak masyarakat bersinergi demi terciptanya sebuah Pilkada yang aman, sukses, dan damai, khususnya di Kota Kediri dan Jawa Timur pada umumnya. Samsul Bahri juga menambahkan bahwa kirab ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal lambang kebanggaan Provinsi Jawa Timur, yakni Jer Basuki Mawa Beya. Kirab ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Ke-79 Provinsi Jawa Timur yang akan jatuh pada tanggal 12 Oktober 2024. Sebelum tiba di Kota Kediri, rombongan Kirab Pataka telah melewati sejumlah kota lainnya di Jawa Timur, dan kedatangannya dari Kabupaten Nganjuk disambut dengan baik. Penyambutan dilaksanakan melalui sebuah apel serah terima yang diadakan di Halaman Balai Kota Kediri. Dalam prosesi ini, terjadi penyerahan lambang Jer Basuki Mawa Beya dari Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk kepada Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit, yang selanjutnya diberikan kepada Kepala Satpol PP Kota Kediri. Acara ini juga mencakup penyerahan lambang-lambang terkait, seperti Lambang Satuan Polisi Pamong Praja Wibawa, Lambang Satuan Perlindungan Masyarakat, dan Lambang Pemadam Kebakaran Yudha Brama Jaya. Setelah penyerahan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Kediri membacakan Ribka Prasasti di hadapan peserta apel yang melibatkan berbagai instansi, termasuk Polres Kediri Kota, Bawaslu, KPU, Satpol PP, Tagana, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, serta BPBD Kota Kediri. Apel serah terima Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya ini juga dihadiri oleh perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kediri. Kirab ini dijadwalkan berlangsung selama 19 hari dan akan melintasi 38 kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur. Setelah menyelesaikan kegiatan di Kota Kediri, kirab ini akan melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Kediri. Tim yang terlibat dalam kirab tersebut terdiri dari berbagai instansi, antara lain Satpol PP, Satlinmas, BPBD, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, serta TNI/Polri, yang akan bekerja sama untuk memastikan keselamatan dan kelancaran acara. ANTARA