**Borneonews - Manado**, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado, yang terletak di Sulawesi Utara, mengajak berbagai pihak untuk turut mendukung penerapan keterbukaan informasi publik. Dalam konteks ini, Kepala BBPOM Manado, Agus Yudi Prayudana, mengungkapkan pentingnya kolaborasi yang melibatkan lima elemen kunci, yaitu masyarakat, pelaku usaha, media, akademisi, dan lembaga pemerintah.
"Sinergi pentaheliks ini ditujukan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan terhadap obat dan makanan," ungkap Agus Yudi dalam pernyataannya di Manado. Kolaborasi ini diharapkan dapat memfasilitasi proses keterbukaan informasi di mana semua pihak saling mendukung dan menjalin kerja sama.
Agus Yudi menekankan, pendukung utama dari inisiatif ini adalah pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi publik. Hal ini menekankan nilai-nilai tata kelola pemerintahan yang baik, yang harus mencakup transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan informasi.
BBPOM Manado telah mengambil beberapa langkah konkret untuk merealisasikan keterbukaan informasi publik. Salah satu upaya tersebut adalah melalui penerapan Peraturan BPOM Nomor 33 Tahun 2022, yang menjelaskan standar layanan informasi publik yang harus dipatuhi oleh seluruh unit kerja di lingkungan BPOM.
"Kami telah menetapkan standar-standar yang harus dipenuhi oleh setiap unit kerja, termasuk di BBPOM Manado," tambah Agus Yudi.
Selain itu, penerapan teknologi informasi turut berperan penting dalam mewujudkan tujuan ini. Setiap unit kerja, termasuk BBPOM Manado, diwajibkan memiliki saluran informasi yang dapat diakses oleh masyarakat. Hal ini diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi terkait layanan yang disediakan.
Agus Yudi juga menyebutkan pentingnya dilakukan monitoring serta evaluasi secara berkala melalui pemeringkatan keterbukaan informasi publik. Hal ini merujuk pada keputusan Sestama BPOM mengenai pedoman monitoring dan evaluasi yang telah ditetapkan.
"Dengan berbagai langkah yang telah diambil, kami berharap masyarakat akan semakin mudah dalam mengakses informasi yang dibutuhkan," tutupnya.
ANTARA
BBPOM Manado Dorong Keterbukaan Informasi Publik Melalui Kolaborasi
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







