**Borneonews - Mamuju**, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengungkapkan pentingnya calon notaris untuk memiliki integritas yang tinggi dalam melaksanakan tugas mereka. Ini disampaikan oleh Kepala Kemenkumham Sulbar, Pamuji Raharja, saat pelaksanaan ujian seleksi calon notaris tahun 2024.
Pamuji menekankan bahwa melalui ujian tersebut, diharapkan dapat melahirkan notaris yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga memahami dan menjunjung tinggi aturan-aturan yang berlaku. Integritas menjadi salah satu kunci utama dalam menjalankan profesi notaris, yang memiliki tanggung jawab besar dalam aspek hukum.
Ia juga mengingatkan kepada para calon notaris untuk memiliki pemahaman hukum yang mendalam. Hal ini bertujuan agar mereka dapat menghindari masalah hukum dalam pelaksanaan tugas mereka di masa depan. Pamuji berharap calon notaris dapat mengikuti ujian dengan serius dan mendapatkan hasil yang optimal.
Sebanyak 55 kandidat notaris di Sulbar telah mendaftar dan mengikuti ujian seleksi. Para calon ini berasal dari berbagai kabupaten, dengan 23 orang dari Kabupaten Mamuju, 11 orang dari Kabupaten Polewali Mandar, 11 orang dari Kabupaten Majene, enam orang dari Kabupaten Pasangkayu, tujuh orang dari Kabupaten Mamuju Tengah, serta tiga orang dari Kabupaten Mamasa.
Proses ujian seleksi yang harus dilalui oleh calon notaris meliputi beberapa tahapan, di antaranya ujian pilihan ganda yang dilakukan dengan metode *Computer Assisted Test* (CAT), ujian essay, serta ujian pembuatan akta.
Pamuji berharap bahwa ujian seleksi ini akan meningkatkan jumlah notaris di Sulbar. Dengan demikian, pelayanan notaris yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dapat lebih terpenuhi dan berjalan dengan baik.
ANTARA
Kemenkumham Sulbar Minta Calon Notaris Punya Integritas Tinggi
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wamenaker: Standar Kompetensi yang Jelas Dukung Pengembangan SDM
Kabid SMP Dinas Pendidikan Palangka Raya Tekankan Evaluasi PJJ dan Penguatan Tata Kelola Sekolah
Kadinkes Kotim Tegaskan Belum Temukan Kasus Penyakit yang Spesifik Disebabkan Karhutla
Karhutla Hebat Kepung Jalan Pintas Sambangan Tanah Laut
Bunda FAD Seruyan Sampaikan 3 Pesan Penting untuk Cegah Bullying
Aksi Penyelundupan Kayu hasil Pembalakan Liar di Gagalkan TNI AL
Komentar (0)
Memuat komentar…







