**Borneonews - Athena** Prancis memberikan kecaman terhadap serangan terbaru yang dilakukan oleh Israel terhadap sejumlah fasilitas pendidikan dan panti asuhan di wilayah utara Gaza. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Prancis, dinyatakan bahwa serangan ini menargetkan sebuah sekolah, sebuah panti asuhan, serta sebuah rumah di Khan Younis yang berlokasi di selatan Gaza. Insiden tersebut mengakibatkan hampir 40 korban jiwa.
Kementerian Luar Negeri Prancis juga menyoroti bahwa infrastruktur sipil, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan bagi penduduk setempat, telah menjadi sasaran serangan yang berulang-ulang dari tentara Israel dalam beberapa minggu terakhir. Kejadian-kejadian ini menempatkan mereka yang terjebak dalam situasi darurat yang sangat kritis.
Di tengah krisis kemanusiaan yang berkembang di Gaza, Prancis menegaskan pentingnya pembebasan seluruh sandera tanpa syarat, serta mendesak untuk diadakannya gencatan senjata yang segera dan permanen. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar pengiriman bantuan kemanusiaan secara besar-besaran dan tanpa hambatan di wilayah tersebut.
Sejak serangan lintas batas yang dilancarkan oleh Hamas pada 7 Oktober, lebih dari 41.000 warga Palestina telah kehilangan nyawa akibat aksi militer Israel. Peristiwa ini juga menyebabkan kematian sekitar 1.200 orang dan penahanan sekitar 250 lainnya sebagai sandera. Tindakan Israel dalam konteks ini telah memicu situasi bencana kemanusiaan yang parah dan menyebabkan berbagai perkara yang sedang berjalan di Mahkamah Internasional terkait tuduhan genosida.
Dengan demikian, situasi di Gaza semakin memperlihatkan dampak tragis dari konflik berkepanjangan ini, yang memerlukan perhatian dan solusi mendesak dari komunitas internasional.
ANTARA
Prancis kecam serangan Israel, dorong gencatan senjata segera
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Komentar (0)
Memuat komentar…







