PALEMBANG –
**Borneonews - Palembang**, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera Selatan baru-baru ini melaksanakan seleksi calon notaris yang berkualitas melalui suatu ujian berbasis teknologi yang dikenal dengan nama *Computer Assisted Test* (CAT). Kegiatan ini bertujuan untuk menyeleksi peserta terbaik dalam rangka pengangkatan notaris tahun 2024. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Ilham Djaya, menjelaskan bahwa dari total 105 calon notaris yang mendaftar untuk mengikuti ujian, hanya 100 peserta yang hadir pada hari pelaksanaan tes. Seleksi ini dilakukan dalam dua tahapan, yang pertama adalah melalui metode CAT yang bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan kemudian diikuti dengan ujian essay yang bertujuan untuk membuat akta notaris. Tujuan dari seleksi ini adalah untuk memenuhi kualifikasi sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 19 Tahun 2019, yang mengatur syarat dan tata cara pengangkatan, cuti, perpindahan, pemberhentian, dan perpanjangan masa jabatan notaris. Sertifikat kelulusan yang diperoleh dari ujian CAT ini akan berfungsi sebagai pengganti sementara dokumen pendukung untuk pengangkatan notaris. Pelaksanaan seleksi ini merupakan kerjasama antara Kemenkumham dan BKN, yang diharapkan dapat menghasilkan proses yang lebih objektif dan akuntabel. Dalam rangka memastikan keamanan, setiap peserta menjalani serangkaian pemeriksaan ketat menggunakan teknologi pengenalan wajah dan pemeriksaan tubuh dengan alat deteksi logam. Ilham mengajak semua pihak untuk berdoa bersama agar seluruh peserta yang mengikuti tes dapat berhasil dan meraih status sebagai notaris. Sementara itu, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Cahyo Rahadian Muzhar yang membuka acara secara virtual, menekankan pentingnya mekanisme ujian menggunakan CAT. Ini adalah langkah strategis menuju seleksi calon notaris yang berkualitas, professional, dan memiliki integritas tinggi. Sebanyak 3.526 calon notaris turut serta dalam seleksi serentak yang diadakan di berbagai lokasi di seluruh Indonesia, menunjukkan komitmen Kemenkumham dalam menjaga standar kualitas notaris yang diangkat di tanah air. ANTARA