BOGOR –
**Borneonews - Sukabumi**, Puluhan warga di Kampung Cisarua, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terpaksa mengungsi setelah rumah mereka mengalami kerusakan parah akibat serangan bencana angin puting beliung yang terjadi pada hari Rabu. Kepala Desa Cipeuteuy, Purnama Wijaya, mengungkapkan bahwa bencana tersebut melanda dua kampung, yaitu Kampung Cipeuteuy dan Cisarua, yang terletak di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan. Dia menegaskan bahwa Kampung Cisarua mengalami dampak paling parah dari kejadian ini. Menurut informasi yang diperoleh, bencana angin puting beliung terjadi pada pukul 16.30 WIB. Hasil pendataan awal menunjukkan bahwa kerusakan yang dialami mencapai puluhan unit rumah. Namun, angka pasti mengenai jumlah rumah yang rusak masih dalam tahap pencarian. Pihak desa mencatat terdapat sekitar 30 kepala keluarga (KK) yang terdampak, dengan total kurang lebih 110 jiwa. Sementara itu, sekitar 10 KK atau 34 jiwa yang terpaksa mengungsi. Wilayah yang terkena dampak bencana ini meliputi beberapa RT, yakni RT 004/005, RT 005/006, RT 006/006, dan RT 007/006, semuanya berada di Kampung Cisarua. Selain menimbulkan kerusakan pada rumah-rumah warga, bencana ini juga merusak sejumlah fasilitas umum dan tempat ibadah, termasuk sebuah masjid. Dari keterangan yang diberikan oleh Purnama, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat peristiwa ini. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah memilih untuk mengungsi ke rumah sanak saudara terdekat. Berdasarkan informasi lebih lanjut, mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap genteng rumah, dan banyak pohon tumbang akibat tidak mampu menahan tiupan angin puting beliung yang kencang. Hingga pukul 22.00 WIB di hari yang sama, petugas gabungan dari berbagai instansi masih berada di lokasi. Mereka melakukan pendataan, memberikan bantuan, serta membantu mengevakuasi warga dan barang-barang milik penyintas bencana. ANTARA