JAKARTA –
**Borneonews - Damaskus**, Sedikitnya tiga warga sipil mengalami kehilangan nyawa dan tiga lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara yang diluncurkan oleh Israel di Damaskus, ibu kota Suriah. Hal ini dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Suriah, SANA. Menurut informasi yang diterima, serangan tersebut terjadi pada sore hari ketika pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan serangan dari arah Dataran Tinggi Golan yang diduduki. Target serangan adalah sebuah bangunan tempat tinggal yang terletak di lingkungan Mazzeh, Damaskus. Kejadian ini menyebabkannya menyebabkan kerugian jiwa dan juga kerusakan bahan pada properti di sekitarnya. Hingga saat ini, pihak Israel belum memberikan pernyataan resmi mengenai serangan ini. Insiden ini terjadi hanya satu hari setelah Israel melakukan serangan yang menargetkan bandara militer Al-Thala di Provinsi Sweida, serta sistem radar yang berada di batalyon pertahanan udara di Provinsi Daraa. Sebelumnya, pada pagi hari tanggal 1 Oktober, serangan serupa juga mengakibatkan kematian tiga orang di lokasi-lokasi lain di Damaskus dan melukai sejumlah orang lainnya, menurut laporan dari SANA. Sejak tahun 2011, Israel telah aktif melancarkan berbagai serangan udara di wilayah Suriah. Serangan tersebut ditujukan untuk menghancurkan target-target yang dianggap sebagai ancaman, termasuk pasukan pemerintah Suriah, kelompok militer Iran, serta Hizbullah. Keberlanjutan serangan ini menambah ketegangan yang sudah lama ada di kawasan tersebut. ANTARA