**Borneonews - Jakarta**, Pada hari Kamis, harga cabai merah keriting tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp1.030, sehingga mencapai angka Rp32.640 per kilogram. Hal ini disampaikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), yang juga mencatat bahwa sejumlah komoditas pangan lainnya turut merangkak naik.
Melalui data yang dirilis oleh Panel Harga Bapanas per pukul 09.00 WIB, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional menunjukkan tren peningkatan. Misalnya, harga beras premium meningkat sebesar 1,29 persen atau Rp200, sehingga harganya kini menjadi Rp15.710 per kilogram. Sementara itu, harga beras medium juga naik, meskipun lebih modest, dengan kenaikan sebesar 0,44 persen atau Rp60, sehingga dihargai Rp13.640 per kilogram. Sebaliknya, untuk beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dikelola oleh Bulog, ada penurunan tipis sebesar 0,07 persen atau Rp10 menjadi Rp12.560 per kilogram.
Tidak hanya beras, harga bawang merah juga terlihat mengalami kenaikan yang signifikan. Harga bawang merah mengalami peningkatan sebesar 3,78 persen atau Rp1.070, hingga menjadi Rp29.390 per kilogram. Bawang putih bonggol pun naik 2,39 persen atau Rp950 ke level harga Rp40.630 per kilogram.
Untuk cabai merah keriting, kenaikannya tampak beriringan dengan cabai rawit merah, yang juga naik sebesar 1,87 persen atau Rp830 menjadi Rp45.100 per kilogram. Sebagai perbandingan, harga daging sapi murni mengalami penurunan sebesar 0,30 persen atau Rp410, sehingga harga yang berlaku saat ini adalah Rp134.360 per kilogram. Di sisi lain, harga daging ayam ras meningkat 1,83 persen atau Rp630 menjadi Rp35.150 per kilogram, sedangkan telur ayam ras menunjukkan kenaikan 2,91 persen atau Rp830, dengan harga baru Rp29.350 per kilogram.
Dalam pantauan berikutnya, harga kedelai biji kering (impor) mengalami sedikit kenaikan yakni 0,83 persen atau Rp90, sehingga kini dijual dengan harga Rp10.880 per kilogram. Gula konsumsi juga mengalami kenaikan, tercatat 1,06 persen atau Rp190 menjadi Rp18.070 per kilogram.
Bergerak ke komoditas minyak goreng, harga kemasan sederhana naik sebesar 0,62 persen atau Rp110 menjadi Rp18.280 per kilogram, sementara minyak goreng curah mengalami penurunan sebesar 1,04 persen atau Rp170, menjadi Rp16.220 per kilogram. Selain itu, harga tepung terigu curah dan non-curah juga menunjukkan penurunan, masing-masing sebesar 0,10 persen atau Rp10 dan 0,15 persen atau Rp20, sehingga kini dihargai Rp10.190 dan Rp13.100 per kilogram.
Analisis lebih lanjut pada harga jagung menunjukkan peningkatan yang cukup tajam. Tingkat harga jagung di peternak tercatat meningkat sebesar 9,76 persen atau Rp590 menjadi Rp6.630 per kilogram. Sementara untuk garam halus beryodium, harganya mengalami kenaikan 1,74 persen atau Rp200 menjadi Rp11.700 per kilogram.
Adapun harga ikan kembung terpantau naik sebesar 4,06 persen atau Rp1.500 menjadi Rp38.460 per kilogram. Untuk ikan tongkol, terjadi peningkatan harga sebesar 0,79 persen atau Rp250, sehingga harganya menjadi Rp31.720 per kilogram, sedangkan ikan bandeng mengalami penurunan sebesar 2,43 persen atau Rp810 menjadi Rp32.150 per kilogram.
Dengan informasi tersebut, jelas bahwa dinamika harga komoditas pangan di pasar menunjukkan variasi yang cukup signifikan, baik yang mengalami kenaikan maupun penurunan.
ANTARA
Kenaikan Harga Pangan Terjadi di Berbagai Komoditas Pangan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







