JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Fraksi Partai Gerindra di MPR RI, Habiburokhman, telah mengungkapkan susunan pimpinan MPR untuk periode 2024–2029 yang akan ditetapkan dalam Sidang Paripurna Ke-3. Sidang ini dijadwalkan berlangsung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta pada hari Kamis. Habiburokhman menjelaskan bahwa Ahmad Muzani akan menjabat sebagai Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra. Sementara partai politik lainnya di MPR, seperti PDI Perjuangan yang diwakili oleh Bambang Wuryanto, Partai Golkar dengan Kahar Muzakir, PKB yang mengusulkan Rusdi Kirana, PAN yang diwakili oleh Eddy Soeparno, PKS dengan Hidayat Nur Wahid, serta NasDem yang mengajukan Lestari Moerdijat, juga telah memutuskan perwakilan mereka. Selain itu, pimpinan MPR RI juga akan mencakup wakil dari Kelompok DPD, di mana Abcandra Muhammad Akbar Supratman terpilih berdasarkan Rapat Pleno Kelompok DPD yang berlangsung pada Kamis dini hari. Habiburokhman menegaskan, keputusan ini disepakati pada pukul 01.00 WIB. Dari hasil Rapat Pimpinan Gabungan Sementara MPR RI yang dilaksanakan Rabu malam, Ahmad Muzani secara bulat disepakati sebagai Ketua MPR RI untuk periode mendatang. "Kami telah melaksanakan rapat gabungan antara fraksi-fraksi dan kelompok anggota MPR. Dalam forum ini, Ahmad Muzani ditetapkan sebagai Ketua MPR periode 2024–2029, selanjutnya setiap partai mengusulkan calon wakil ketua," jelasnya. Sesuai rencana, nama-nama yang telah disebutkan akan disahkan dalam Sidang Paripurna yang berlangsung pada hari Kamis. Habiburokhman menambahkan, "Ini bukan sekadar kemungkinan. Ini adalah kepastian yang akan ditetapkan, tidak ada kebingungan lagi. Nama-nama ini yang akan ada." Agenda penetapan dan pelantikan pimpinan MPR RI telah dijadwalkan pada hari Kamis (3/10) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, berdasarkan surat undangan Sidang Paripurna Ke-2 yang diterima di Jakarta. Sebelum pelantikan, MPR RI juga merencanakan penyampaian calon pimpinan dari masing-masing fraksi dan kelompok DPD. ANTARA