JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agusman, mengungkapkan bahwa aset perusahaan pergadaian di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp101,95 triliun pada bulan Agustus 2024. Diungkapkan oleh Agusman, kondisi perusahaan pergadaian di tanah air relatif stabil dan terjaga. Peningkatan sebesar 23,70 persen secara *year on year* (yoy) ini menunjukkan kinerja yang positif dalam industri. Dia juga menambahkan bahwa penyaluran pinjaman oleh perusahaan pergadaian mengalami lonjakan sebesar 25,83 persen yoy, yang menandakan adanya peningkatan menjadi Rp84,18 triliun pada periode yang sama. Peningkatan ini, menurut Agusman, dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat terhadap pinjaman dari perusahaan pergadaian untuk memenuhi beragam kebutuhan. Di aspek lain, Agusman menginformasikan bahwa sumber pendanaan untuk perusahaan pembiayaan juga meningkat, tercatat mengalami kenaikan sebesar 10,96 persen yoy menjadi Rp377,74 triliun per Agustus 2024. Ini menunjukkan adanya pertumbuhan yang positif. Pinjaman yang diterima perusahaan pembiayaan dari sektor perbankan menunjukkan peningkatan yang cukup baik, yakni sebesar 13,86 persen yoy, dan mencapai Rp287,21 triliun. Angka ini berkontribusi sebesar 76,03 persen dari total keseluruhan sumber pendanaan yang dimiliki oleh perusahaan pembiayaan. Agusman berharap bahwa penurunan tingkat suku bunga dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan pembiayaan di masa mendatang, memberikan prospek yang lebih baik bagi industri ini ke depan. ANTARA