**Borneonews - Jakarta**, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat berupaya meningkatkan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program inovatif yang dikenal sebagai *Meet the Market* (MTM). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat, Eddi Wahyudi, yang menyatakan bahwa program ini merupakan langkah inovatif untuk memberdayakan para pelaku UMKM, baik dari kalangan Kanwil DJP maupun PKN STAN.
Inisiatif ini menggunakan platform katalog *online*, yang bertujuan untuk memudahkan UMKM dalam mencapai konsumen baru. Implementasi dari program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kanwil DJP Jakarta Pusat, PKN STAN, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Bank Indonesia (BI).
Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengatasi berbagai tantangan yang sering dihadapi oleh UMKM, termasuk akses pasar yang terbatas dan kesulitan dalam menjual produk mereka secara berkelanjutan. Program *Meet the Market* tidak hanya sekadar pengadaan pelatihan, tetapi juga menawarkan solusi nyata dengan menghubungkan UMKM secara langsung dengan konsumen, khususnya di kalangan internal Kanwil DJP dan PKN STAN.
Eddi menambahkan, dengan adanya peningkatan kapasitas dan digitalisasi yang ditawarkan melalui program ini, pelaku UMKM akan menerima pelatihan intensif mengenai manajemen usaha, strategi pemasaran digital, serta peningkatan kualitas produk. Dengan demikian, mereka akan lebih siap dalam menghadapi persaingan di pasar yang semakin kompetitif.
Selain itu, kehadiran katalog *online* menjadikan proses transaksi lebih mudah dan efisien bagi unit-unit kerja yang ingin mendukung produk lokal. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan omzet UMKM, tetapi juga memperkuat perekonomian lokal serta mendorong keberlanjutan usaha kecil.
Komitmen Kanwil DJP Jakarta Pusat dalam pemberdayaan UMKM melalui program *Meet the Market* ini juga mendorong seluruh unit kerja untuk membeli produk-produk UMKM dari katalog *online*, yang mencakup beraneka ragam produk lokal, seperti kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan.
Dalam pernyataannya, Eddi meyakini bahwa program *Meet the Market* adalah bentuk nyata dukungan terhadap pertumbuhan UMKM. Dengan tidak hanya menyediakan pelatihan, tetapi juga memperluas akses pasar yang berkelanjutan, diharapkan inisiatif ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi para pelaku UMKM.
Lebih jauh lagi, kolaborasi yang terjalin akan membangun sinergi yang lebih kuat di antara unit-unit dalam Kementerian Keuangan terkait dengan pemberdayaan UMKM serta meningkatkan kepatuhan perpajakan di antara pelaku UMKM.
ANTARA
Meningkatkan Akses Pasar UMKM Melalui Program Meet the Market
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position
Varrel/Wardana Terhenti di Semifinal Indonesia Masters
Komentar (0)
Memuat komentar…







