BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan Sudarsono memanfaatkan momen berlangsungnya acara resepsi kenegaraan yang digelar masih dalam rangkaian peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-71, bertempat di pendopo rumah jabatan bupati, Rabu (17/8/2016) malam.

Dalam kesempatan itu Sudarsono menyempatkan diri untuk bercerita banyak soal Kabupaten Seruyan, baik dari segi potensi daerah yang dimiliki hingga sejumlah permasalahan yang masih dihadapi oleh pemerintah daerah. Mulai dari soal Pelabuhan Segintung, bandara, listrik, hingga akses infrastruktur jalan dan jembatan.

"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya karena dari seluruh rangkaian kegiatan kita mulai dari Seruyan Expo 2016 hingga berlangsung upacara peringatan HUT Kemerdekaan ini, semuanya dapat berjalan dengan baik dan lancar seperti yang kita harapkan bersama. Meskipun ada satu kegiatan yang sampai malam ini belum selesai digelar yakni pertandingan bulutangkis," ujar Sudarsono membuka sambutannya.

Dalam acara resepsi ini, lanjutnya, Sudarsono merasa perlu menyampaikan beberapa hal untuk bisa kembali diketahui, terutama dari kalangan masyarakat yang turut hadir di lokasi ini.

Pertama, terkait masalah Pelabuhan Segintung. Dari adanya kunjungan sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kalteng ke pelabuhan itu belum lama ini, Sudarsono berharap dari hasil kunjungan pejabat provinsi itu, pemerintah daerah dapat memanfaatkan sekaligus menaruh harapan pejabat di sana dapat membantu dalam hal pendanaan untuk operasional Segintung, baik yang bersumber dari APBD provinsi atau APBN.

Dan kedua, menyangkut soal pengembangan bandara yang saat ini masih tengah digenjot, bahwa pada tahun ini untuk bangunan terminal penumpang yang didanai dari APBN sudah 100 persen akan selesai. 

"Bandara kita akan terus kita upayakan peningkatannya. Salah satu satu contoh untuk run way yang saat ini hanya sepanjang 2,5 hektar, tahun 2017 nanti akan diperpanjang dengan tambahan 400 meter. Sehingga dengan adanya panjang landasan run way itu, maka bandara di Kuala Pembuang akan sudah mampu didarati oleh pesawat berbadan besar atau pesawat jenis ATR 72," kata Sudarsono.

Bupati juga menyinggung, jika untuk keberadaan lokasi lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang nantinya akan dijadikan sebagai taman kota. Saat ini proses pemindahan lapangan ke lokasi baru yang sudah disiapkan pemkab sudah masuk dalam tahap adminiatrasi.

"Ada seluas enam hektar lahan yang sudah kita sediakan untuk lokasi baru lapangan. Jika lokasi baru itu nantinya sudah diganti rugi atau dibayarkan, itu akan segera kita benahi," sampainya.

Tidak lupa bupati juga menyinggung dihadapan para kepala SKPD dan camat, tokoh masyarakat serta kepala puluhan anggota paskibraka yang hadir di malam resepsi tersebut, soal jadwal pemanggilan dirinya oleh Mabes Polri untuk diperiksa terkait permasalahan Segintung dengan statusnya sebagai tersangka.

"Sebentar lagi saya mau diperiksa lagi. Tapi itu sudah menjadi risiko jabatan. Itu persoalan biasa. Sepanjang tetap berada pada jalur yang benar," ungkap dia. (PARNEN/m)