JAKARTA –
**Borneonews - London**, Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, pada Rabu (2/10), memberikan dukungan kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, atas upayanya untuk menciptakan perdamaian, terutama di wilayah Timur Tengah. Dalam pernyataannya yang disampaikan di platform *X*, Borrell mencatat bahwa dukungannya tersebut sangat penting, mengingat tantangan yang dihadapi dalam mencapai resolusi konflik global. Borrell mengecam erat tindakan yang dianggap sebagai "serangan yang tidak berdasar" terhadap Guterres. Dia menegaskan bahwa, "Kami mendukung Sekjen PBB @AntonioGuterres dalam upaya tanpa lelahnya untuk mencapai perdamaian di semua konflik, terutama di Timur Tengah." Pernyataan ini menyiratkan komitmen Uni Eropa dalam mendukung inisiatif internasional yang berupaya mengakhiri kekerasan dan ketidakstabilan di kawasan tersebut. Pernyataan ini muncul setelah Israel mengumumkan bahwa Guterres telah dinyatakan sebagai "persona non grata," yang berarti dia dilarang memasuki negara itu. Larangan tersebut diberikan menyusul permintaan Guterres untuk segera melakukan deeskalasi situasi di Timur Tengah. Kepala urusan luar negeri Israel, Israel Katz, menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada ketidakpuasan terhadap Guterres yang dinilai tidak cukup mengutuk Iran terkait serangan rudal yang terjadi pada hari Selasa sebelumnya. Sebagai tanggapan atas situasi yang memanas ini, Guterres menyampaikan kritik terhadap peningkatan konflik di Timur Tengah. Ia menekankan pentingnya penanggulangan eskalasi dan menyerukan perlunya gencatan senjata segera. Dalam beberapa kesempatan, Guterres secara konsisten menyerukan perhatian dunia terhadap meningkatnya jumlah korban di antara pekerja kemanusiaan PBB akibat konflik yang berkepanjangan. Dengan kondisi yang terus berkembang di Timur Tengah, dukungan terhadap Guterres serta upaya diplomatik untuk perdamaian menjadi semakin krusial. Komitmen dari berbagai pihak, termasuk Uni Eropa, diharapkan dapat berkontribusi pada tercapainya solusi yang berkelanjutan dan efektif untuk konflik yang telah berlangsung lama ini. ANTARA