KENDARI –
**Borneonews - Kolaka Utara**, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara telah resmi meluncurkan program makan siang gratis bagi para siswa di wilayah tersebut. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak di Kabupaten Kolaka Utara, yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Penjabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, mengungkapkan bahwa program ini mencakup siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelaksanaan program ini akan berlangsung selama empat bulan, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan, dan akan menjangkau sekitar 2.025 siswa. Sebagai langkah awal, program ini akan dijalankan di 28 sekolah yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Kolaka Utara. Sekolah-sekolah yang terpilih adalah yang berada di daerah dengan angka stunting yang tinggi. "Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat membantu mengatasi masalah prevalensi stunting di Kalaka Utara," kata Yusmin. Dalam pelaksanaan program makan siang gratis, menu makanan disesuaikan dengan kebutuhan gizi siswa. Yusmin menjelaskan bahwa meskipun makanan akan disiapkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), setiap penyedia makanan mendapatkan bimbingan dari Dinas Kesehatan untuk memastikan bahwa makanan tersebut memenuhi standar gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak. "Makanan yang disediakan tidak hanya bertujuan agar anak-anak kenyang, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka," lanjutnya. Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Taupiq, menegaskan bahwa pemberian makanan bergizi gratis ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam menanggulangi prevalensi stunting di kalangan anak-anak. Ia menambahkan bahwa 28 sekolah yang terlibat dalam program ini dipilih dari wilayah dengan angka stunting tinggi, contohnya di Kecamatan Kodoha, Pakue Utara, dan Lambai. Melihat kesuksesan tahap awal, program makan siang gratis ini direncanakan untuk menjadi program tahunan. Rencananya, inisiatif ini akan dimasukkan ke dalam anggaran APBD Tahun 2025 untuk mencakup seluruh sekolah di Kabupaten Kolaka Utara, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi para siswa di wilayah tersebut. ANTARA