**Borneonews - Pontianak**, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tengah berupaya meningkatkan kapasitas 210 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi informasi (*TI*), khususnya dalam aspek pemasaran.
Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Ibrahim, mengungkapkan pentingnya peningkatan keterampilan para pelaku UMKM agar dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi, baik secara lokal maupun nasional. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, pihaknya mengadakan workshop yang berfokus pada pengembangan kapasitas pemasaran UMKM.
Dalam program peningkatan kapasitas ini, Diskumdag menyasar tiga kategori UMKM yang berbeda. Pertama adalah sektor pangan olahan, kedua sektor pertanian dan perikanan, dan ketiga adalah sektor kerajinan kriya. Ibrahim menjelaskan bahwa mereka berusaha untuk menghubungkan pelaku usaha dengan teknologi serta memperkenalkan metode pemasaran dan pengiklanan terbaru. Untuk itu, pihaknya mengundang sejumlah ahli untuk memberikan materi dan berbagi pengalaman.
Salah satu narasumber yang hadir dalam acara ini adalah Mentarie Resthu Putri, seorang konten kreator asal Pontianak. Dalam sesi tersebut, Mentarie berbagi wawasan mengenai cara pemasaran melalui media sosial. Ia mencatat bahwa peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama para peserta wanita yang aktif bertanya dan terlibat dalam diskusi.
Mentarie berpesan kepada para pelaku UMKM untuk tetap konsisten dalam memasarkan produk mereka di berbagai platform media sosial. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan media sosial secara optimal, konsisten dalam melakukan pemostingan, serta selalu melakukan inovasi.
Penjabat Wali Kota Pontianak, Ani Sofian, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memperluas wawasan para pelaku UMKM. Ia berharap ini akan mendukung penggunaan bahan baku dalam negeri, sehingga menciptakan sinergi dalam rantai produksi. Ani menggarisbawahi bahwa perkembangan dan pertumbuhan UMKM di Kota Pontianak bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan juga membutuhkan kontribusi dari berbagai pemangku kepentingan.
Ia menambahkan bahwa dengan pelaksanaan kegiatan seperti ini, diharapkan daya beli masyarakat dapat terus meningkat, yang pada akhirnya akan berpengaruh positif terhadap inflasi serta pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ani mengajak semua pihak untuk saling berkolaborasi dalam mengembangkan dan meningkatkan UMKM di Kota Pontianak.
ANTARA
Diskumdag Pontianak Tingkatkan Kapasitas UMKM Melalui TI
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Komentar (0)
Memuat komentar…







