JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto, yang akrab disapa Bambang Pacul, mengungkapkan bahwa penugasan dirinya sebagai perwakilan Fraksi PDI Perjuangan sebagai pimpinan MPR RI untuk periode 2024-2029 terbilang mendadak. “Saya juga tidak tahu, tiba-tiba ditugaskan,” ungkap Bambang Pacul, setelah mengikuti Sidang Paripurna MPR RI Ke-3 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Kamis. Dia menjelaskan bahwa penugasan untuk menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI telah mendapat persetujuan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, serta Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. “Yang tanda tangan Bu Mega sama Pak Sekjen,” ujarnya. Bambang Pacul juga menegaskan bahwa fokus kerjanya akan beralih dari ranah yang berkaitan dengan Komisi III DPR RI, yang telah ia pimpin sebelumnya, ke area yang menjadi lingkup kerja MPR. “Ya, kan sudah pasti beda fokus-nya. Jadi, geser lah pasti. Geser ke situ, ke MPR,” jelasnya. Sebelumnya, Puan Maharani, yang menjabat sebagai Ketua DPR RI dan Ketua DPP PDI Perjuangan, menyampaikan alasan di balik pengusulan Bambang Wuryanto sebagai pimpinan MPR. Menurutnya, pengalaman Bambang yang sudah teruji di DPR membuatnya layak untuk posisi tersebut. “Ya, itu hak partai yang kemudian memilih Pak Bambang Pacul buat PDIP. Beliau adalah salah satu tokoh di PDIP yang sudah berkiprah lama sekali, sudah mumpuni di DPR, sudah banyak pengalaman,” ungkap Puan usai Sidang Paripurna Ke-3 di lokasi yang sama. Lebih lanjut, Puan menekankan bahwa dengan pengalaman yang dimiliki, Bambang Pacul, yang selama periode 2019-2024 menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI, memiliki jaringan koneksi yang cukup luas. “Juga mempunyai jaringan atau pertemanan dengan semua yang ada di sini dengan baik, karenanya kami berharap beliau dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” tambahnya. Bambang Pacul diketahui telah menjadi anggota DPR RI sejak tahun 2004 hingga saat ini, menunjukkan komitmen jangka panjangnya terhadap pembuatan kebijakan publik. Di samping itu, Sidang Paripurna MPR RI yang berlangsung di Gedung Nusantara, kompleks parlemen Jakarta, pada hari Kamis ini, juga memberikan persetujuan terhadap Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra sebagai Ketua MPR RI periode 2024-2029. Ahmad Muzani akan menggantikan Bambang Soesatyo yang sebelumnya menjabat dalam periode 2019-2024. Selain itu, sidang tersebut menyetujui pelantikan delapan pimpinan MPR RI lainnya, termasuk Bambang Wuryanto (Fraksi PDI Perjuangan), Kahar Muzakir (Fraksi Partai Golkar), Lestari Moerdijat (Fraksi Partai NasDem), Rusdi Kirana (Fraksi PKB), Hidayat Nur Wahid (Fraksi PKS), Eddy Soeparno (Fraksi PAN), Edhie Baskoro Yudhoyono (Fraksi Partai Demokrat), serta Abcandra Muhammad Akbar Supratman (Kelompok DPD RI). ANTARA