**Borneonews - Mataram**, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah menerbitkan dua persetujuan bangunan gedung (PBG) untuk proyek pembangunan hotel berbintang di daerah tersebut.
Kepala DPMPTSP Kota Mataram, H Amiruddin, mengungkapkan bahwa PBG yang diterbitkan mencakup Hotel Ibis yang berlokasi di Lombok Epicentrum Mall dan satu hotel berbintang lainnya yang akan dikelola oleh PT Nindia Karya.
Ia menjelaskan bahwa total investasi untuk kedua hotel tersebut diperkirakan mencapai antara Rp500 miliar hingga Rp600 miliar. Langkah ini diambil untuk merespons kebutuhan akan kamar hotel di Kota Mataram, yang saat ini masih dianggap kurang, terutama saat melaksanakan acara berskala internasional seperti MotoGP dan berbagai kegiatan lainnya.
Berdasarkan data dari Asosiasi Hotel Mataram (AHM), jumlah kamar hotel yang ada di Kota Mataram saat ini mencapai sekitar 4.000 unit. Jumlah tersebut dipecah menjadi sekitar 2.800 kamar yang tersedia di hotel berbintang, sementara sisanya merupakan hotel non-bintang. Amiruddin menyatakan bahwa meskipun hotel-hotel yang PBG-nya sudah diberikan belum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan kamar yang ada, namun setidaknya mereka akan berkontribusi terhadap penambahan fasilitas kamar hotel di masa yang akan datang.
"Jika pembangunan dua hotel ini dapat segera direalisasikan, diperkirakan akan ada penambahan sekitar 500 kamar," tuturnya. Namun, Amiruddin menambahkan bahwa dari kedua proyek hotel yang telah memperoleh PBG, baru Hotel Ibis yang memberikan konfirmasi kelanjutan proyeknya. Sementara itu, pembangunan hotel oleh PT Nindia Karya yang direncanakan di Jalan Majapahit, dengan rencana fisik mencapai 12 lantai, hingga kini belum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut.
"Kami telah berupaya menghubungi pihak Nindia Karya beberapa kali, tetapi tidak mendapatkan tanggapan. Kami bisa katakan bahwa kami 'lost contact'," ujarnya. Dalam konteks itu, ia menyampaikan bahwa saat ini pihaknya lebih memfokuskan perhatian pada rencana pembangunan hotel 12 lantai di Epicentrum Mall, serta Prime Plaza Hotel dan Resorts yang terletak di Jalan Bung Hatta Monjok, yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.
"Pembangunan Prime Plaza Hotel juga dapat membantu memenuhi kebutuhan kamar karena mereka juga merencanakan pembangunan hotel dengan ketinggian 12 lantai dan total investasi sebesar Rp450 miliar," tambah Amiruddin.
Lebih lanjut, Amiruddin menyebutkan bahwa DPMPTSP aktif berupaya menarik minat para investor untuk berinvestasi di Kota Mataram melalui berbagai kemudahan layanan yang telah diberikan. "Kami juga melaksanakan promosi aktif, termasuk berpartisipasi dalam pameran dan kegiatan lainnya. Upaya peningkatan infrastruktur serta penataan kota yang telah dilakukan turut menjadi bagian penting dalam menarik minat investor untuk berinvestasi di Mataram," jelasnya.
ANTARA
DPMPTSP Mataram Terbitkan PBG untuk Dua Hotel Berbintang
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







