BOGOR –
**Borneonews - Kota Bogor**, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota, yang berada di bawah naungan Polda Jawa Barat, baru-baru ini berpartisipasi dalam uji kelaikan *underpass* di Stasiun Batutulis, yang merupakan jalur penghubung antara Bogor dan Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 30 September dan melibatkan kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Mohamad Ardi Wibowo, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk meninjau berbagai perlengkapan jalan serta rambu-rambu lalu lintas yang terdapat di sekitar jalur *underpass* Batutulis. Menurut Ardi, hal ini sangat penting demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, disertai usaha untuk mencegah potensi kecelakaan yang mungkin terjadi di jalur baru ini. Dalam pengamatan langsung di lokasi, diketahui bahwa saat ini jalur *underpass* Batutulis baru bisa diakses oleh kendaraan yang bergerak dari arah Batutulis menuju Kampung Batakal dan sebaliknya. Sementara itu, akses dari arah Batutulis ke Cipaku dan sebaliknya masih belum memungkinkan. Saat melakukan uji kelaikan dengan menggunakan kendaraan besar seperti bus, Ardi mencatat adanya masalah pada simpang Jalan Batakal. Dia mengungkapkan bahwa radius tikungan di jalur *underpass* ini tergolong kecil, sehingga kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas secara bersamaan dengan aman. "Minimnya radius tikung di lokasi ini meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas. Selain itu, penting juga untuk memperbaiki penempatan rambu-rambu yang ada," ungkap Ardi. Lebih lanjut, Ardi juga mencatat adanya risiko potensi bencana longsor di area sekitar *underpass* Batutulis. Sebagai tindak lanjut, Satlantas Polresta Bogor memberikan rekomendasi kepada Pemkot Bogor agar informasi ini diteruskan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan atau proyek pembangunan ini. Pemkot Bogor memfokuskan perhatian pada uji kelaikan perlintasan tidak sebidang berbentuk *underpass* lintas Bogor-Sukabumi di Stasiun Batutulis, yang saat ini telah memasuki tahap akhir pembangunan dan bersiap untuk dibuka untuk umum. Proyek ini merupakan bagian dari paket pekerjaan pembangunan perlintasan tidak sebidang JPL.10 dan penataan Stasiun Batutulis yang terintegrasi dengan rute Bogor-Sukabumi. Proyek ini diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat (BTP Bandung). ANTARA