BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kalimantan Selatan mengadakan acara tahunan Kalsel Innovation Award (KIA) 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk merangsang dan menghasilkan ide-ide inovatif baru yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, menyatakan bahwa KIA 2024 merupakan upaya kolektif untuk meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas inovasi di daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki taraf hidup masyarakat dan mendorong perkembangan berkelanjutan. Adi menekankan pentingnya kreativitas dalam setiap inovasi, yang meliputi pengembangan teknologi dan pencarian solusi tepat untuk berbagai tantangan. Menurut Adi, inovasi lahir dari individu yang memiliki pikiran maju dan keinginan untuk membawa perubahan yang signifikan. Ia berharap bahwa KIA 2024 akan mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat tetapi juga mempermudah layanan yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sangat diharapkan dalam mendorong lahirnya inovasi baru. Adi mengungkapkan bahwa sinergi ini krusial untuk menciptakan solusi yang mampu mengatasi berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Kepala Bidang Inovasi BRIDA Kalsel, Murwany Viviane Antang, juga menyampaikan bahwa KIA telah dilaksanakan selama tiga tahun berturut-turut. Ia mencatat peningkatan jumlah peserta berasal dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di tingkat kabupaten/kota serta dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ia berharap acara ini terus melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di semua level dan masyarakat secara keseluruhan, guna menghasilkan manfaat besar bagi pembangunan kehidupan di Kalimantan Selatan. Dalam pelaksanaan KIA 2024, juara tingkat Pemerintah Provinsi diraih oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Selatan melalui inovasi bertajuk *"One Landscape Kalimantan Selatan"*. Di tingkat kabupaten/kota, Rumah Sakit Umum Daerah Hadji Boejasin dari Kabupaten Tanah Laut juga berhasil mendapatkan penghargaan dengan aplikasi *"Aplikasi Bisa"* (Boejasin Information System And Application). Sementara itu, inovasi dari masyarakat yang menonjol berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan berupa *"Juragan Sayur dan Buah"*. Kegiatan ini diharapkan dapat terus mengakselerasi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. ANTARA