SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Pengamat politik dari Universitas Mulawarman, Jauchar Berlian, menilai bahwa pelaksanaan kampanye untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kalimantan Timur (Kaltim) pada tahun 2024 ini menarik perhatian publik, terutama disebabkan oleh munculnya isu mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam pandangannya, Kaltim kini menjadi pusat perhatian nasional akibat pemindahan ibu kota negara, meskipun hingga saat ini Presiden Jokowi belum menandatangani keputusan resmi terkait hal tersebut. Dia menekankan bahwa posisi Kaltim sangat strategis untuk dijadikan pusat pemerintahan yang baru. Jauchar juga menunjukkan bahwa Pilkada Kaltim kali ini menyimpan tantangan dan dinamika tersendiri. Terutama dalam konteks kampanye pasangan calon, posisi Kaltim sebagai calon pusat pemerintahan baru Indonesia memberikan warna tersendiri pada proses politik saat ini. Dia mencatat bahwa Pilkada kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya, baik untuk pemilihan presiden maupun pemilihan anggota legislatif. Meskipun berlangsung dengan sejumlah gejolak sosial terkait pilihan masyarakat, Pilkada Kaltim juga menghadapi berbagai tantangan signifikan yang tidak bisa diabaikan. Dalam kaitannya dengan itu, Jauchar menyatakan bahwa kampanye yang dijalankan oleh para pasangan calon akan menjadi menarik, dengan mereka dituntut untuk menyampaikan visi dan misi yang jelas mengenai masa depan Kaltim. Menurutnya, idealnya, materi kampanye yang disampaikan oleh para calon harus mengungkapkan gagasan tentang apa yang akan mereka tawarkan dan bagaimana pandangan mereka terhadap Kaltim ke depan. Meskipun demikian, Jauchar juga mengingatkan bahwa di balik kampanye, ada potensi manipulasi oleh pihak-pihak tertentu untuk menyerang calon lawan politik. Dia menegaskan bahwa perlunya pengawasan yang ketat dalam konteks kampanye politik menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa pendidikan politik dapat terlaksana dengan baik. Jauchar menyoroti pentingnya pemahaman mengenai pengelolaan sumber daya alam di Kaltim sebagai salah satu isu yang harus diperhatikan dalam kampanye. Kaltim dikenal sebagai wilayah kaya akan sumber daya alam dan berkontribusi besar terhadap devisa negara. Oleh karena itu, dia berpendapat bahwa para kandidat harus mampu menjelaskan rencana pengelolaan Kaltim di masa mendatang dalam materi kampanye mereka. Lebih lanjut, Jauchar menyatakan bahwa pengawasan terhadap materi kampanye yang tersebar di media sosial dan platform online harus dilakukan dengan serius. Meskipun kampanye publik dapat dikontrol dengan lebih mudah, namun potensi adanya interpretasi atau pemelintiran informasi dalam masyarakat menjadi hal yang patut diwaspadai. Ia mengingatkan bahwa diskusi dan debat mengenai program-program calon dapat saja diputarbalikkan demi kepentingan tertentu. Oleh karena itu, pengawasan dan kontrol yang efektif terhadap materi kampanye sangatlah penting agar tidak melanggar aturan dan tetap menjaga kesesuaian dengan kondisi yang diharapkan dalam Pilkada. Jauchar menekankan, "Pengawasan yang ketat diperlukan agar kampanye berjalan dengan baik dan pendidikan politik kepada masyarakat bisa tercapai." ANTARA