BOGOR –
**Borneonews - Bogor**, Wahana Ngalun yang terletak di aliran Saluran Irigasi Katulampa, Kelurahan Katulampa, kini menjadi daya tarik wisata baru di Kota Bogor, Jawa Barat. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat menyambut baik perkembangan ini. Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati, menyatakan bahwa Wahana Ngalun harus terus dikembangkan sebagai destinasi wisata yang mampu menarik lebih banyak pengunjung. Dengan keberadaan wahana ini, diharapkan jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bogor dapat meningkat signifikan. Wahana Ngalun menawarkan pengalaman bermain yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Mereka dapat bermain di aliran sungai yang dangkal dan menikmati waktu bersantai di atas ban karet yang mengapung di sungai tersebut. Iceu menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat di sekitar Kelurahan Katulampa, untuk menjadikan wahana ini lebih sukses. Disparbud Kota Bogor berkomitmen untuk melakukan pembinaan terhadap pengelola dan masyarakat. Untuk itu, mereka akan terjun langsung memberikan dukungan dan bimbingan guna mengembangkan destinasi wisata ini. Iceu juga menyampaikan pesan dari Penjabat Wali Kota Bogor mengenai pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, pengelola, dan pihak swasta, seperti Astra Daihatsu, yang telah berkontribusi dalam pengembangan kampung wisata. Lebih lanjut, Iceu menjelaskan bahwa wahana ini harus memenuhi enam aspek yang dikenal dengan istilah *sapta pesona*, yang mencakup kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung. Ia menjanjikan bahwa pihaknya akan mempromosikan Wahana Ngalun melalui saluran informasi pariwisata yang tersedia. Lurah Katulampa, Irwansah, turut menambahkan bahwa jumlah pengunjung di Wahana Ngalun dapat mencapai ratusan orang setiap akhir pekan. Wahana ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB. Sebagai langkah untuk keberlanjutan operasional, pengelola akan menerapkan tarif masuk sebesar Rp5.000 untuk setiap orang dewasa. Tarif ini bertujuan untuk membantu biaya perawatan dan memastikan bahwa destinasi wisata ini dapat terus beroperasi dengan baik. Irwansah juga mengungkapkan bahwa aspek keamanan akan ditangani melalui kerja sama dengan penjaga pintu air Kalibaru di Katulampa. Untuk menjaga kebersihan, ia memastikan bahwa tidak ada sampah yang berserakan dan lokasi tersebut sudah bebas dari praktik buang air sembarangan, atau *open defecation free (ODF)*. ANTARA