**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa ia tidak akan membuat keputusan terkait hal-hal strategis menjelang akhir masa tugasnya. Dengan sisa waktu sekitar tiga pekan sebelum masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia berakhir, Jokowi menyatakan bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk mengambil keputusan yang penting.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Jokowi menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pencabutan moratorium daerah otonom baru (*DOB*). "Saya ini tinggal tiga minggu, tidak boleh memutuskan hal-hal yang strategis," ujarnya ketika melakukan kunjungan kerja di Alor, Nusa Tenggara Timur.
Presiden juga menyarankan agar wartawan menanyakan masalah moratorium tersebut kepada pengganti atau pemerintahan yang baru nanti. Terkait dengan pencabutan moratorium *DOB*, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebelumnya juga menyatakan bahwa keputusan tersebut berada di tangan pemerintahan yang akan datang.
Sampai saat ini, pemerintah belum memberikan izin untuk membuka moratorium pembentukan daerah otonom baru. Kebijakan moratorium ini sudah diterapkan sejak era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, di bawah kepemimpinan Jokowi, ada pengecualian yang diberikan untuk wilayah Papua. Pengecualian ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua, serta mendekatkan pelayanan kepada warga di daerah tersebut.
ANTARA
Jokowi Tidak Ambil Keputusan Strategis Menjelang Purna Tugas
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







