BENGKULU –
**Borneonews - Mukomuko**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mukomuko, yang terletak di Provinsi Bengkulu, menginformasikan bahwa mereka memerlukan 142.776 lembar surat suara untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada tahun 2024. Ketua KPU Mukomuko, Marjono, menyatakan bahwa jumlah kebutuhan surat suara tersebut didasarkan pada data pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang ada, ditambah dengan tambahan dua persen. Penghitungan yang dilakukan menunjukkan bahwa jumlah DPT Mukomuko mencapai 139.976 jiwa, sehingga apabila ditambahkan dengan dua persen, jumlahnya menjadi sekitar 2.800 jiwa. Dengan demikian, total kebutuhan surat suara adalah 142.776 lembar. Saat ini, proses pencetakan surat suara untuk Pilkada Mukomuko 2024 sedang berlangsung. Marjono menjelaskan bahwa desain surat suara yang mencantumkan foto pasangan calon bupati dan wakil bupati tersebut telah final. KPU Mukomuko, melalui Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, telah menyerahkan *dummy* surat suara kepada KPU RI untuk keperluan pencetakan. Selain itu, KPU Mukomuko telah menerima pengadaan logistik tahap pertama, yang mencakup berbagai perlengkapan seperti kotak suara, tinta, bilik suara, segel, kabel ties, dan tinta. Barang-barang tersebut telah diterima beberapa hari yang lalu. Marjono mencatat bahwa jumlah tinta yang diterima mencapai 654 botol, 327 unit kotak suara, 1.308 unit bilik pemungutan suara, 6.915 keping segel, dan 1.962 unit kabel ties. Ia menambahkan bahwa untuk logistik tahap pertama, distribusi akan dilakukan setelah seluruh logistik diterima. KPU Mukomuko saat ini masih menunggu proses pencetakan surat suara dan pengiriman logistik ke wilayah tersebut. Pilkada Mukomuko 2024 akan diikuti oleh empat pasangan calon bupati dan wakil bupati. Pasangan pertama adalah Renjes-Rismanaji, yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Hanura. Pasangan kedua adalah Choirul Huda-Rahmadi dari Partai Golkar. Selanjutnya, pasangan ketiga adalah Sapuan-Wasri yang diusung oleh Partai NasDem, Partai Perindo, dan Partai Demokrat. Terakhir, pasangan keempat adalah Edwar Setiawan dan Ruslan yang didukung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Gerindra. ANTARA