JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani mengajak seluruh wakil rakyat yang terpilih untuk menjalani kehidupan yang penuh moderasi. Seruan tersebut disampaikan usai pelantikannya untuk masa jabatan 2024-2029. Muzani menegaskan bahwa pentingnya menjalani hidup dengan moderasi merupakan suatu kewajiban moral bagi para anggota parlemen agar tetap berpegang pada amanat Undang-Undang Dasar 1945. Dalam pidato pertamanya di hadapan publik pada acara pelantikan di Kompleks Parlemen Jakarta, ia menyatakan, "Hidup secara moderat bukan berarti kita harus mengabaikan kemajuan atau menghindari prestasi.” Menurutnya, menjalani kehidupan yang hemat dapat memberikan pelajaran berharga mengenai nilai dari apa yang dimiliki. Hal ini dianggap mampu memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Muzani percaya bahwa dengan cara hidup seperti itu, para wakil rakyat bisa memberikan kontribusi yang lebih berarti bagi masyarakat. "Ketika kita hidup dengan moderat, kita menjadi lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, seperti keluarga dan persahabatan," ujarnya. Lebih lanjut, Muzani menyoroti pentingnya kerja sama yang sinergis antara semua anggota MPR, menyadari bahwa lembaga ini dihadapkan pada berbagai tantangan di masa mendatang. Ia juga berharap semua anggota MPR dapat menjaga kepercayaan publik dengan mempertimbangkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia. Dalam rangkaian acara, Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin juga telah mengambil sumpah jabatan Muzani dari Partai Gerindra, yang menggantikan Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR, serta para wakil ketua MPR lainnya. Muzani, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua MPR pada masa jabatan 2019-2024, kini memimpin lembaga ini untuk lima tahun ke depan, didampingi oleh delapan wakil termasuk satu senator dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan tujuh wakil dari fraksi partai di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). ANTARA