MANOKWARI –
**Borneonews - Kaimana**, Ikatan Perempuan Asli Kaimana (IPAK) melaksanakan pelatihan bagi para perempuan dari delapan suku yang ada di Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Pelatihan ini difokuskan pada pengembangan kemampuan manajemen kepemimpinan, dengan harapan agar para peserta dapat menjadi pemimpin yang kompeten dan berjiwa inovatif di dalam organisasi mereka. Maryani Fenetiruma, selaku Ketua IPAK Kabupaten Kaimana, mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memampukan perempuan-perempuan Kaimana dalam mengelola sumber daya yang ada di organisasi mereka agar tujuan dapat tercapai secara efektif. "Kami ingin agar perempuan asli Kaimana mampu menggerakkan seluruh sumber daya yang ada dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan," ujarnya di Kaimana pada Kamis. Pelatihan ini tidak hanya terfokus pada pembuatan program kerja, tetapi juga meliputi kemampuan untuk merancang langkah-langkah operasional yang jelas dan terstruktur. Dengan demikian, setiap program yang direncanakan dapat diimplementasikan dengan baik, sesuai dengan kesepakatan yang ada dalam organisasi. Lebih lanjut, para peserta juga diberikan keterampilan berbicara di depan umum. Maryani berharap bahwa pola pikir para perempuan asli Kaimana dapat mengalami transformasi, sehingga ke depan, akan ada lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu bersinar di berbagai bidang, termasuk politik dan kepemimpinan lainnya. "Tentu saja, kemampuan memimpin harus diimbangi dengan keterampilan yang memadai. Ini penting agar gagasan-gagasan yang merekahasilkan bisa disampaikan secara terstruktur dan jelas," tambahnya. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi perempuan Kaimana untuk berkembang dan mengambil peran penting dalam masyarakat. ANTARA