JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, mengungkapkan keinginan organisasinya untuk menjalin kemitraan strategis dengan pemerintahan baru. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri sarasehan bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi. Dalam acara yang berlangsung di Jakarta tersebut, Anindya mengungkapkan kesiapan Kadin untuk mendengarkan rencana-rencana pemerintah yang akan datang, khususnya terkait kebijakan dan tindakan yang perlu diambil untuk menjamin keberlanjutan ekonomi nasional. "Saat ini, Kadin hadir di sini untuk menggali informasi dari beliau (Menkominfo), mengenai rencana peralihan dan strategi keberlanjutan yang akan diimplementasikan. Kami sangat berharap bisa menjadi mitra strategis pemerintah seoptimal mungkin," ujar Anindya. Dia menegaskan bahwa momen ini sangat krusial, mengingat Indonesia akan segera memasuki fase transisi kepemimpinan yang berlangsung dengan damai dan tertib. "Hari ini kita berkumpul hanya 17 hari menjelang pelantikan presiden baru. Transisi ini sangat baik, sejuk, dan mengesankan dari pemerintah yang dipimpin oleh Pak Jokowi kepada Pak Prabowo," tambahnya. Sebagai sebuah organisasi yang mewakili dunia usaha, Kadin berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan-kebijakan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi. "Kami berharap, mitra-mitra Kadin di tingkat provinsi, kabupaten/kota serta asosiasi lainnya, tidak hanya berfungsi sebagai mitra, tetapi juga bisa membantu menggerakkan ekonomi ke arah yang lebih baik," jelasnya. Anindya juga menyatakan kesiapan Kadin untuk bersinergi dengan pemerintah terhadap pencapaian Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 25 ribu dolar AS per kapita pada tahun 2045. Dalam kesempatan yang sama, Menkominfo Budi Arie Setiadi memberikan apresiasi atas terpilihnya Anindya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia. Ia berharap di bawah kepemimpinan Anindya, Kadin akan terus berfungsi sebagai organisasi yang solid dan berperan aktif sebagai mitra strategis untuk mendorong kemajuan Indonesia. "Semoga dengan kepemimpinan Mas Anin (panggilan akrab Anindya), Kadin mampu berfungsi dengan baik sebagai mitra pemerintah dan memacu kemajuan bagi Indonesia," ungkap Budi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kerja sama yang erat menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang. Politik persatuan, dalam pandangan Budi, merupakan elemen krusial. Kesatuan dan kolaborasi di semua level—baik dari pemerintah, sektor usaha, maupun masyarakat—adalah fondasi utama yang perlu dibangun untuk mendorong kemajuan. "Tanpa persatuan, sangat sulit untuk merealisasikan tujuan besar Indonesia Emas 2045," imbuhnya. Budi juga menegaskan bahwa keberhasilan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan sinergi dan gotong royong yang kuat. "Politik persatuan sangat penting dan vital untuk mencapai tujuan tersebut," ujarnya, mengungkapkan optimisme bahwa dengan persatuan dan kolaborasi yang solid, Indonesia akan berhasil mencapai visi besar yang sudah ditetapkan. ANTARA