**Borneonews - Solo**, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menekankan pentingnya pemimpin masa depan Kota Solo untuk memiliki pemahaman yang mendalam mengenai permasalahan yang dihadapi oleh kota tersebut. Hal ini sangat penting agar solusi yang dihasilkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Ketua Kadin Kota Surakarta, Ferry Septha Indrianto, menjelaskan bahwa salah satu fokus perhatian Kadin adalah bagaimana mengoptimalkan sumber daya lokal yang ada. Ia menekankan, keberhasilan pembangunan ekonomi daerah sangat bergantung pada peran aktif perusahaan-perusahaan lokal yang beroperasi di Solo. "Penting untuk kita memahami kemampuan dan potensi yang dimiliki entitas lokal di sini," tuturnya.
Ferry menambahkan, jika ingin menjadikan ekonomi lokal bersifat inklusif, maka pemimpin yang terpilih harus berfokus pada pengoptimalan sumber daya yang ada di daerah tersebut. "Sumber daya lokal merupakan aset berharga yang perlu dikembangkan, karena ia adalah motor penggerak bagi ekonomi kita," ucapnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa jika pelaku usaha lokal dinilai belum memenuhi standar pasar nasional, maka bukan berarti mereka ditinggalkan. "Justru, seharusnya mereka diajak untuk berkolaborasi dengan perusahaan nasional. Jika ditinggalkan, maka terjadi ketimpangan dalam proses ekonomi yang ada," lanjutnya. Mengandalkan banyak kegiatan tanpa peran langsung dari entitas lokal tidak akan memberikan hasil yang optimal, tambah Ferry.
Dalam rangka memastikan komitmen pemimpin yang akan datang, Kadin berencana mengadakan acara bertajuk "Sambung Rasa Kadin Dengan Calon Pemimpin Kota" dengan tema "Mengawal Transformasi Surakarta Menuju Indonesia Emas 2045" pada Jumat (4/10). Pada kesempatan ini, keempat calon peserta Pilkada akan diajak untuk bersama-sama menemukan solusi atas berbagai isu yang dihadapi Kota Solo saat ini.
Wakil Ketua Kadin Bidang Sosial, Budaya, dan Pariwisata, Febri Hapsari Dipokusumo, juga menegaskan bahwa acara ini tidak terlepas dari keterlibatan dua pasangan calon yang berkontestasi, yang merupakan bagian dari keluarga besar Kadin. "Pak Teguh berada di Dewan Kehormatan Kadin, sementara tiga lainnyaMas Bambang, Mas Respati, dan Mbak Astridadalah anggota Dewan Pengurus Kadin. Kami menyerahkan visi dan misi Kadin pada mereka," jelasnya.
Febri berharap, lewat kegiatan sambung rasa ini, Kadin dapat lebih bersinergi dengan pemimpin yang terpilih di masa depan. Ia juga menekankan harapan agar acara ini dapat menjadi contoh bagi Kadin di daerah lain untuk melakukan kolaborasi dengan pemerintah kota serta membantu mengembangkan ekosistem usaha yang ada di area tersebut.
ANTARA
Pemimpin Solo Harus Pahami Masalah Kota untuk Kesejahteraan
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Komentar (0)
Memuat komentar…







