**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menegaskan bahwa penerapan pariwisata berkelanjutan yang memanfaatkan inovasi teknologi serta pengembangan sumber daya manusia akan terus menjadi prioritas di masa mendatang. Hal ini menjadi komitmen kolektif yang diyakini akan terus berlanjut pada pemerintahan yang baru pasca pemilihan umum mendatang.
Dalam sebuah pernyataan, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menyatakan keyakinannya bahwa isu-isu seperti *sustainability*, teknologi, dan *human resources development* akan tetap menjadi fokus, tidak peduli siapa yang akan menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif setelah 20-21 Oktober 2024.
Vinsensius, yang akrab disapa Vije, mengajak para mahasiswa yang hadir pada acara Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2024 untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam industri pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran (*meeting, incentives, conferences, and exhibitions* atau MICE) di masa yang akan datang.
Dalam diskusinya, ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang harus dihadapi dalam industri penyelenggaraan acara, terutama berkaitan dengan pengelolaan limbah, seperti sisa makanan yang dihasilkan setelah berlangsungnya acara. Masalah lain yang menjadi perhatian adalah penggunaan botol plastik air mineral yang masih umum dipakai dalam berbagai kegiatan.
Melalui SEABEF 2024 yang diselenggarakan saat ini, Vije berharap kehadiran berbagai pembicara dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat industri MICE dengan menekankan pada kualitas, daya saing, dan inklusivitas. Ia menambahkan bahwa semoga forum ini bisa memberikan wawasan baru yang bermanfaat untuk memperluas cara berpikir peserta.
Selama agenda SEABEF, terdapat banyak forum yang membahas berbagai tema penting, mulai dari standar penyelenggaraan acara hingga pengelolaan limbah dalam bisnis penyelenggaraan acara serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung industri tersebut.
SEABEF sendiri merupakan forum yang berfokus pada isu-isu penting terkait pengembangan MICE di kawasan ASEAN, dengan perhatian khusus pada Indonesia. Forum ini berbarengan dengan acara Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2024 yang berlangsung pada 2-4 Oktober 2024. SEABEF diinisiasi oleh Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dan didukung oleh Kemenparekraf/Baparekraf.
Tema yang diangkat pada SEABEF 2024 adalah "The Transformative Impact of Sustainability on The Business Event Industry," yang sejalan dengan isu mengenai *Blue, Green, Circular Economy* (BGCE) serta keberlanjutan.
ANTARA
Komitmen Pariwisata Berkelanjutan Terus Dijalankan di Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
BMKG: Waspadai Peningkatan Suhu di Siang Hari saat Peralihan Musim
Komentar (0)
Memuat komentar…







