**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa jumlah pelamar yang mengikuti seleksi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024 mencapai angka 4 juta. Hal ini merupakan respons terhadap total formasi yang disediakan, yaitu sebanyak 1,2 juta. Tingginya angka pelamar ini mencerminkan kepercayaan masyarakat, terutama generasi muda, terhadap profesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
Anas menyatakan bahwa perhatian masyarakat terhadap seleksi PNS saat ini semakin meningkat, sejalan dengan penerapan sistem seleksi berbasis *computer assisted test (CAT)* yang dirasa lebih transparan. Hal ini menandai pergeseran positif dalam pandangan publik mengenai PNS. "Dengan formasi yang tersedia, jumlah pelamar hampir mencapai 4 juta. Ini menunjukkan bahwa keinginan untuk menjadi PNS di kalangan anak muda semakin meningkat," tuturnya setelah konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Anas menekankan bahwa sistem CAT yang diterapkan saat ini menjamin bahwa tidak ada lagi praktik nepotisme dalam proses pengangkatan PNS. "Kini, tidak ada lagi istilah orang dalam. Seluruh proses seleksi dilakukan secara adil," ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa situasi ini mampu mendorong kepercayaan masyarakat, terutama anak muda, untuk ikut serta dalam pengabdian kepada negara melalui posisi sebagai PNS. Sebagai informasi, proses seleksi PPPK untuk tahun 2024 telah resmi dibuka sejak 1 Oktober dan direncanakan akan berlangsung dalam dua periode pendaftaran.
Periode pertama dibuka mulai 1 hingga 20 Oktober 2024 yang ditujukan bagi Pelamar Prioritas, termasuk Pelamar Prioritas Guru dan D-IV Bidan Pendidik Tahun 2023, serta Eks Tenaga Honorer Kategori II (eks THK-II) yang sesuai dengan data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sedangkan periode kedua akan berlangsung dari 17 November hingga 31 Desember 2024, yang diperuntukkan bagi pelamar tenaga non-ASN yang saat ini aktif di instansi pemerintah, termasuk lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk formasi guru di instansi daerah.
Kementerian PANRB juga telah menerbitkan tiga peraturan yang berkaitan dengan kebijakan Pengadaan PPPK Tahun 2024. Peraturan-peraturan tersebut mencakup Keputusan Menteri PANRB Nomor 347 Tahun 2024 mengenai Mekanisme Seleksi PPPK T.A 2024; KepmenPANRB Nomor 348 Tahun 2024 mengenai Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Guru di Instansi Daerah; dan KepmenPANRB Nomor 349 Tahun 2024 tentang Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Kesehatan.
Pemerintah sendiri telah menetapkan formasi terbanyak bagi PPPK 2024 sebanyak 1.031.554 dari total 1.280.547 formasi untuk Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 berdasarkan data per 22 Agustus 2024. Pengalokasian formasi PPPK yang signifikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyelesaikan penataan tenaga non-ASN di instansi pemerintahan.
Pengumuman resmi mengenai pendaftaran Seleksi PPPK disampaikan melalui Surat Pelaksana Tugas Kepala BKN Nomor: 6610/B-KS.04.01/SD/K/2024. Prioritas dalam kelulusan seleksi tahun ini akan diberikan secara berurutan kepada pelamar prioritas; eks THK-II sesuai database yang ada di BKN; non-ASN yang terdaftar dalam database BKN; serta non-ASN yang aktif bekerja pada instansi pemerintah.
Pendaftaran seleksi PPPK dilakukan dalam dua tahapan, yaitu seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Seleksi kompetensi bertujuan untuk menilai kesesuaian Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis, dan Kompetensi Sosial Kultural pelamar dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing-masing jabatan. Selain itu, bagi para peserta juga akan ada tahap wawancara yang dilaksanakan secara berbasis komputer untuk menilai integritas dan moralitas mereka.
ANTARA
Pendaftaran PPPK 2024 Capai 4 Juta Pelamar, Catatkan Kepercayaan Publik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Komentar (0)
Memuat komentar…







