JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, mengungkapkan perhatian serius terhadap kerawanan yang dihadapi dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayahnya. Menurutnya, situasi yang terjadi lebih banyak berhubungan dengan faktor cuaca dan iklim yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan demokrasi ini. “Paparan risiko yang ada di Kepulauan Seribu masih dapat dimitigasi dengan baik,” ujar Muhammad Fadjar Churniawan dalam sambutannya pada acara pembukaan Posko Bersama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024 di Jakarta, pada hari Senin. Wakil Bupati tersebut menyebutkan bahwa pada bulan Oktober dan November, cuaca di Kepulauan Seribu memerlukan penanganan dan perhatian lebih. “Aspek ini tentunya harus diperhatikan dengan serius dalam pelaksanaan Pilkada nanti,” jelasnya. Dia juga menambahkan bahwa Posko Bersama Pilkada DKI Jakarta yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Seribu terletak di Pulau Pramuka, di wilayah Kelurahan Pulau Panggang. "Posko Bersama di Kepulauan Seribu yang mencakup tingkat kelurahan dan kecamatan saat ini dalam keadaan kondusif," kata Fadjar. Ia berharap agar pelaksanaan Pilkada pada Tahun 2024 dapat berjalan dengan gembira dan tetap kondusif, khususnya di Kepulauan Seribu. Dalam konteks yang sama, Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Fredi Kurniawan, menegaskan bahwa keberadaan Posko Bersama ini merupakan langkah nyata untuk mendukung terwujudnya koordinasi yang terintegrasi. Fredi menjelaskan bahwa koordinasi tersebut melibatkan kerjasama antara pemerintah daerah, penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu, serta tim pemenangan untuk masing-masing pasangan calon, ditambah masyarakat setempat. "Kami berharap situasi yang kondusif dapat tercipta untuk memastikan suksesnya penyelenggaraan Pilkada serentak, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November," ungkapnya. Sebelumnya, KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Ketiga pasangan calon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dengan nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun), yang berasal dari jalur independen dengan nomor urut 2, serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) yang memperoleh nomor urut 3. ANTARA