**Borneonews - Mataram, NTB**, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, yang mengelola tambang tembaga dan emas di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, berhasil meraih empat penghargaan bergengsi *Good Mining Practice Award 2024* yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Mataram, Presiden Direktur Amman, Rachmat Makkasau, menekankan bahwa penghargaan ini mencerminkan dedikasi perusahaan untuk mencapai keunggulan dalam semua aspek operasional bisnisnya. Rachmat mengungkapkan, "Penghargaan ini merupakan bukti konkret dari komitmen kami untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dengan terus berinovasi dalam setiap kegiatan operasional yang kami lakukan."
Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan-perusahaan di sektor pertambangan mineral dan batu bara yang telah menunjukkan komitmen dan keberhasilan dalam menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik. PT Amman Mineral Nusa Tenggara, yang terdaftar dengan kode saham AMNT, meraih penghargaan tertinggi, yaitu Trofi *Good Mining Practice*, dalam kategori Pengelolaan Teknis Pertambangan Terbaik.
Selain itu, perusahaan ini juga mendapatkan tiga penghargaan lain yang meliputi Penghargaan Prestasi Aditama dalam Pengelolaan Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara, Penghargaan Prestasi Utama untuk Pengelolaan Konservasi Mineral dan Batubara, serta Penghargaan Prestasi Utama dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara. Rachmat menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahun lalu, di mana mereka juga meraih tiga penghargaan dalam *Good Mining Practice Award 2023*.
Lebih jauh, Rachmat menjelaskan bahwa Amman Mineral terus berkomitmen untuk membangun empat pilar berkelanjutan, yaitu pengembangan sumber daya manusia, penerapan etika yang tinggi, pelestarian lingkungan hidup, serta pengelolaan sumber daya secara bijaksana. Dalam menjalankan misi tersebut, AMNT melaksanakan sejumlah program berkelanjutan, termasuk reklamasi lahan yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan operasional, pengelolaan fasilitas pembibitan oleh masyarakat, konservasi mata air, dan pelestarian kawasan konservasi perairan Gili Balu, serta berbagai inisiatif keberlanjutan lainnya.
Program-program ini dirancang untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, sejalan dengan misi perusahaan untuk menciptakan warisan terbaik bagi generasi mendatang. *Good Mining Practice Award* sendiri pertama kali digelar pada tahun 2020 dan merupakan penghargaan bergengsi di sektor pertambangan mineral dan batu bara. Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian perusahaan-perusahaan yang berhasil menerapkan teknik pertambangan yang baik, sekaligus memotivasi mereka untuk terus meningkatkan prestasi dan kinerja.
Dalam proses penentuan pemenang untuk masing-masing kategori, penghargaan ini mengacu pada lima aspek utama, yakni konservasi, pengawasan teknis penambangan, perlindungan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta usaha jasa pertambangan.
ANTARA
Amman Mineral Raih Empat Penghargaan Good Mining Practice 2024
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SKK Migas Umumkan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura
Hangtuah Kalahkan Satya Wacana 62-58 di IBL All Indonesian
Tim Boccia Indonesia Bertekad Jaga Performa hingga Paralimpiade
Bupati Kotim Prihatin Kebun Warga Terbakar dan Terancam Kehilangan Penghasilan
Kim Jong-un Kunjungi China Jelang Peringatan Perang Korea
Pemkab Kobar Dorong Untama Jadi PTN dan Buka Fakultas Kedokteran
Komentar (0)
Memuat komentar…






